Pelalawan
Soal Sertifikat Tanah, Kepala BPN Bantah Keterangan Bupati Pelalawan
Sutrilwan, membantah keterangan Bupati Pelalawan HM Harris terkait sertifikat tanah warga eks transmigrasi yang ada di Kuala Tolam Desa Kuala Tolam.
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kepala Badan Pertanyaan Nasional (BPN) Pelalawan Sutrilwan, membantah keterangan Bupati Pelalawan HM Harris terkait sertifikat tanah warga eks transmigrasi yang ada di Kuala Tolam Desa Kuala Tolam dan Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.
Sutrilwan memastikan tidak ada masalah dalam sertifikat tersebut.
"Enggak ada masalah soal sertifikat ini. Soal administrasi juga enggak ada masalah, " bantah Sutrilwan, Senin (4/2/2019).
Baca: VIDEO: Bupati Pelalawan Batalkan Penyerahan Sertifikat Tanah ke Warga
Sebelumnya, Bupati Pelalawan HM Harris, Senin (4/2/2019) membatalkan acara penyerahan sertifikat tanah ke warga yang merupakan eks transmigrasi.
Penyebabnya, sang bupati mendapati masih ada masalah sehingga harus diselesaikan terlebih dahulu.
Padahal saat itu warga sudah berada satu ruangan dengan bupati Pelalawan, ruangan aula lantai III kantor bupati. Saat itu memang dijadwalkan penyerahan sertifikat.
Bupati Harris mengatakan tidak ingin ada masalah kedepannya. Tidak ada gugatan hukum kedepannya.
Saat itu, ada 20 warga perwakilan warga Kuala Tolam Desa Kuala Tolam dan Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.
Dikatakan Sutrilwan, 20 warga tersebut merupakan perwakilan. Sebenarnya ada 499 sertifikat yang mau diserahkan ke desa tersebut yang memang secara khusus untuk transmigran.
Sertifikat sendiri akhirnya dibagikan di kantor BPN Pelalawan.
Dinas transmigrasi Pelalawan dan Propinsi Riau yang membagikan. Ia pun yakin sertifikat tersebut tidak akan menjadi masalah kedepannya.
Baca: Tetap Diserahkan di Kantor BPN, Walaupun Harris Sempat Batalkan Pembagian Sertifikat di Pelalawan
Ia memperkirakan ada miskomunikasi dengan protokol sehingga pembagian tidak jadi Senin pagi.
"Pak bupati mau langsung ke tempat warga itu membagikan sertifikat. Berarti ada miskomunikasi kan," perkiraan Sutrilwan. (*)
Temukan kami di facebook:
Jangan lupa subscribe channel youtube official tribunpekanbaru, tonton video viral dan video menarik lainnya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kepala_bpn_pelalawan_sutrilwan.jpg)