Ada Pembangunan Tol, Moeldoko: Bisa-bisa Pekanbaru Jadi Surabaya atau Medan Kedua

Menurut Moeldoko, keberadaan jalan bebas hambatan tersebut akan memberikan dampak besar terutama bagi Pekanbaru

Ada Pembangunan Tol, Moeldoko: Bisa-bisa Pekanbaru Jadi Surabaya atau Medan Kedua
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
TRIBUNPEKANBARU.COM - Proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru - Dumai, Rabu (30/1) terus digesar pengerjaannya. Saat ini pembangunan tol Pekanbaru yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter. Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan. Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan pembangunan infrastruktur semestinya dimaknai secara komprehensif.

Dalam arti, suatu pembangunan tak bisa berdiri sendiri tanpa dilakukan pembangunan lainnya.

Seperti dalam pembangunan Tol Padang- Pekanbaru yang dilakukan PT Hutama Karya (Persero).

Menurut Moeldoko, keberadaan jalan bebas hambatan tersebut akan memberikan dampak besar terutama bagi Pekanbaru yang merupakan ibu kota Provinsi Riau.

"Kira-kira, kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi di Pekanbaru nanti setelah tiga kota besar ini (Padang-Pekanbaru-Dumai) dihubungkan. Menurut saya, bisa-bisa jadi Surabaya kedua atau Medan yang kedua," kata Moeldoko dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Baca: VIDEO: Penampakan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai, Target Desember Bisa Dilewati

Baca: Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Sudah 40 Persen, Target Desember 2019 Bisa Dilewati

TRIBUNPEKANBARU.COM  - Proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru - Dumai, Rabu (30/1) terus digesar pengerjaannya. Saat ini pembangunan tol Pekanbaru yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter. Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan. Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru - Dumai, Rabu (30/1) terus digesar pengerjaannya. Saat ini pembangunan tol Pekanbaru yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter. Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan. Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan. (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Salah satu dampak dari dibangunnya jalan tol tersebut lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sekitar wilayah itu.

Untuk menuju ke arah sana, ia mengatakan, perlu dirancang hal-hal apa saja yang akan dilakukan pada masa mendatang.

"Karena ada value yang tumbuh di situ setelah pembangunan terjadi. Maka harus bagaimana, sehingga daerah itu segera bertumbuh dengan cepat," kata Moeldoko.

Untuk diketahui Tol Padang-Pekanbaru terbentang sepanjang 244 kilometer.

Guna merealisasikan ruas tersebut, investasi yang dibenamkan mencapai Rp 78,09 triliun.

Besarnya investasi, selain karena jarak yang panjang, juga akan dibangun lima terowongan dengan panjang total 8,95 kilometer yang bakal menembus pegunungan Bukit Barisan.

Untuk Seksi 1, investasi yang dibutuhkan sebesar Rp 4,88 triliun.

Sementara itu, empat seksi lainnya yaitu Seksi 2 Sicincin-Payakumbuh (78 kilometer) sebesar Rp 32,93 triliun, dan Seksi 3 Payakumbuh-Pangkalan (45 kilometer) sebesar Rp 15,47 triliun.

Berikutnya, Seksi 4 Pangkalan-Bangkinang (56 kilometer) sebesar Rp 18,86 triliun dan Seksi 5 Bangkinang-Pekanbaru (37 kilometer) sebesar Rp 5,95 triliun. (Kompas.com)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved