Siak
Potensi Zakat di Siak Membantu Tuntaskan Kemiskinan
Potensi zakat mal atau zakat harta di Kabupaten Siak bisa mencapai Rp 30 miliar tertinggi di Propinsi Riau dan bisa membantu pengentasan kemiskinan
Penulis: Mayonal Putra | Editor: CandraDani
Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra
TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Bupati Siak Syamsuar mengatakan, potensi zakat mal/harta di kabupaten Siak membantu pengentasan kemiskinan. Apalagi perolahan dana zakat setiap tahun untuk di provinsi Riau, kabupaten Siak tertinggi.
"Yang terkumpul sudah Rp 12 miliar se tahun. Kalau kita hitung potensinya besar dari itu, bahkan mencapai Rp 30 miliar. Ini yang terus kita dorong agar masyarakat yang berkewajiban membayar zakat kita berikan pemahaman," kata Syamsuar, Sabtu (9/2/2019).
Ia mengaku bergembira, pengumpulan dana zakat terus berkembang ke berbagai sektor. Saat ini sedang booming-boomingnya pengumpulan zakat hasil pertanian.
"Mudah-mudahan zakat pertanian ini terkumpul dengan maksimal," kata dia.
Baca: Syamsuar Dipeluk Nenek-nenek Saat Mencoba ATM Beras Di Tualang
Baca: Unit Ke 2 ATM Beras Bakal Diresmikan Oleh BAZNas Kabupaten Siak Usai Shalat Subuh Kamis Besok
Sedangkan pola pembagiannya disebut dengan pola produktif dan konsumtif.
Pola produktif dikucurkan melalui dana untuk modal usaha bagi penerima (mustahik).
Usaha yang digeluti mustahik itu didampingi hingga bisa mandiri dan menghasilkan untung.
"Targetnya mustahik itu bisa juga berkembangkan ekonominya sehingga suatu waktu menjadi muzaki (pembayar zakat)," kata Syamsuar.
Sedangkan pola konsumtif diberikan kepada mustahik yang mempunyai kebutuhan mendadak. Seperti pemberian sembako, uang dan lain-lain.
Untuk mempermudah mustahik mendapatkan beras, BAZNas juga telah mendirikan ATM beras.
Setidaknya baru 3 di kabupaten Siak, yakni di Siak, Mempura dan terakhir di Tualang.
Baca: Baznas Bengkalis Salurkan Zakat Mualaf Untuk Penguatan Ekonomi
Baca: Garap Zakat Pertanian, BAZNas Siak Sosialisasi ke Para Petani
Ketua BAZNas Siak M Rasyid Suharto mengatakan, target ATM beras itu 1 ATM pada 1 kecamatan. ATM diletakkan di mesjid kecamatan dan dioperasikan pada setiap subuh.
"Jemaah yang mempunyai kartu ATM bisa membawa kartu tersebut saat salat subuh ke mesjid, dan mengambil berasnya," kata dia.
Menurut Rasyid, kemajuan yang diperoleh di BAZNas Siak tidak terlepas dari pembinaan bupati Siak Syamsuar. Karena selain rajin membayarkan zakatnya, Syamsuar juga ikut memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang kewajiban membayar zakat bagi yang sudah sampai nisabnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/syamsuar-dipeluk-nenek2-di-atm-beras.jpg)