Tribun Travel

VIDEO: Karhutla di Empat Daerah di Provinsi Riau, Manggala Agni Turunkan Lima Regu

Manggala Agni menurunkan 5 regu atau 75 orang untuk melakukan upaya bantuan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Provinsi Riau,

Laporan reporter tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Manggala Agni menurunkan 5 regu atau 75 orang untuk melakukan upaya bantuan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Provinsi Riau, Sabtu (16/2/2018).

Koordinator Manggala Agni Prov. Riau Edwin Putra, S.Hut kepada tribunpekanbaru.com menjelaskan, berdasarkan hasil patroli udara dengan Heli Bell 412 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK), Jumat sore (15/2/2019) terlihat ada tiga titik lokasi karhutla.

"Pagi tadi kami berangkatkan 5 Regu atau 75 orang Manggala Agni BKO (Bantuan) pemadaman ke Dumai," jelas Koordinator Manggala Agni Prov. Riau Edwin Putra, S.Hut kepada tribunpekanbaru.com.

Sedangkan 5 regu yang diperbantukan untuk pemadaman tersebut berasal dari Daops Pekanbaru, Daops Siak dan Daops Rengat.

Baca: Meski Berstatus Siaga Karhutla, Jarak Pandang Di Perairan Dan Kota Bengkalis Masih Normal

Baca: KARHUTLA, Seluas 223 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Bengkalis, BPBD Minta Bantuan Water Bombing

Baca: Fakta Soal Kabar Ahok Gantikan Maruf Amin, Kronologi, Respon Jokowi Serta TKN Laporkan Media

Baca: Pacar Diperkosa Di Depan Mata, Pria Ini Trauma Dan Merasa Bersalah Akhirnya Pilih Gantung Diri

Baca: Fadli Zon Beri Klarifikasi dan Minta Maaf pada Mbah Moen dan Keluarga soal Puisi Doa yang Ditukar

"Pasukan akan kita tempatkan di titik-titik penting untuk mencegah pejalaran api agar tidak terus meluas," ujarnya.

Sedangkan tiga titik karhutla berdasarkan patroli udara berada di Mumugo, Kecamatab Tanah Putih Kababupaten Rokan Hilir.

Kemudian di Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai dan di Teluk Lecah, Pergam Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

"Disamping 3 lokasi tersebut, info dari Satgas Darat BPBD Meranti kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Upaya pemadaman darat gabungan telah dilakukan oleh Manggala Agni, TNI, Polri, Perusahaan dan Masyarakat sejak 2 minggu terkahir disana," sambung Edwin.

Dilanjutkanya, kondisi lahan yang kering, angin kencang dan cuaca panas menyebabkan kebakaran terus meluas. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved