Breaking News:

Berita Riau

Hari Peduli Sampah Nasional, Limbah Pun Jadi Berkah Penghasilan Bagi Ibu Rumah Tangga

Sampah yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomis ternyata mampu menghasilkan tambahan penghasilan bagi ibu rumah tangga.

Penulis: Theo Rizky | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Ketua Forum Bank sampah komunal Pekanbaru Ir.Siswo Pranoto.MT. memberikan pemaparan kepada pengurus Bank Sampah di Kec Tenayan Raya, Minggu (17/2/2019). TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Laporan Fotografer Tribunpekanbaru.com, Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sampah yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomis ternyata mampu menghasilkan tambahan penghasilan bagi ibu rumah tangga.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Forum Bank sampah komunal Pekanbaru Ir Siswo Pranoto MT.

Baca: BREAKING NEWS: Pelaku Pembunuhan Ayu Safitri Ditangkap di Lahat Sumsel, Coba Kabur ke Jakarta

Dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional yang jatuh tanggal 21 Februari, Siswo yang ikut mendirikan yayasan bank sampah komunal ini melakukan sosialisasi kepada ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Tenayan Raya. Minggu (17/02/2019).

Di sosialisasi ini, ia mengajak para ibu-ibu untuk memanfaatkan sampah-sampah yang sangat banyak ditemukan untuk dipilah dan diolah menjadi sesuatu yang bernilai.

Saat ini di Tenayan Raya sudah berdiri 15 bank sampah di bawah naungan Forum bank sampah komunal.

Di antaranya, Bank Sampah Melebung, Kulim Indah, Cinta Budi, Cinta Damai, Bukit Berjaya, Budi Mulya, Bukit Pesona, Melati Putih, Mutiara Indah, Griya Sepakat Asri, Mangga Raya dan Harapan Maju.

Baca: Selamat, Selvi Kitty Lahirkan Anak Laki-laki, Kado Terindah di Anniversary Pernikahan!

Ke 15 bank sampah itu saat ini telah mengembangkan usaha sampah dan memiliki keuntungan Rp 1-1,5 juta.

Siswo menambahkan, bahwa ibu ibu harus tetap gigih dan semangat, karena mengurus sampah selain memiliki nilai ekonomis yang menghasilkan uang juga bernilai ibadah karena ikut membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan-persoalan sampah warga.

"Target kita kedepannya, para pengurus bank sampah memiliki kendaraan pengangkut sampah, dan mesin pencacah sampah. Kedepannya di tenayan raya ada 20 bank sampah, dan di Pekanbaru minimal ada 100 bank sampah, ini akan sangat membantu pemerintah kota dalam mengatasi sampah, karena pemerintah kota mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk mengatasi sampah" Sebut Siswo.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved