Himperra Targetkan Bangun 11 Ribu Unit Rumah MBR

Tahun 2019 ini, Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) DPD Provinsi Riau, targetkan pembangunan sebanyak 11.000 unit rumah bers

Himperra Targetkan Bangun 11 Ribu Unit Rumah MBR
Tribunpekanbaru/syafruddinmirohi
Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Provinsi Riau Ir Yulekson (tengah), di dampingi Sekretaris M Nur Koto dan Bendahara Ir Arifin Syah, memaparkan kepada media, keberadaan HIMPERRA di Provinsi Riau, Selasa (2/10/2018) di Kantornya, Sudirman Point, Jalan Sudirman Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tahun 2019 ini, Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) DPD Provinsi Riau, targetkan pembangunan sebanyak 11.000 unit rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Riau.

Ketua Himperra DPD Riau, Ir Yulekson menyebutkan, pembangunannya sudah dimulai sejak awal tahun 2019 lalu, dengan harapan program satu juta rumah di seluruh Indonesia yang dicanangkan pemerintah bisa tercapai.

"Pemerintah telah berikan kita berbagai program agar dapat menyalurkan rumah bagi MBR. Dengan harga jual yang saat ini masih Rp 130 juta, DP 5 persen yang kemudian juga disubsidi dalam bentuk bantuan uang muka dari pemerintah sebesar Rp 4 juta sehingga DP-nya menjadi Rp 2,5 juta, tentu ini adalah kemudahan bagi masyarakat," ungkap Yulekson kepada Tribun, Senin (18/2/2019).

Terkait rencana pembangunan 11.000 unit rumah bagi MBR sepanjang tahun 2019 itu, Yulekson menyebutkan bahwa pembangunannya merata dan menyebar hampir di seluruh Kabupaten/Kota yang ada Riau.

Dari 108 pengembang, yang tergabung di Himperra DPD Provinsi Riau, akan bersama-sama ikut melakukan pembangunan di daerah masing-masing.

"108 anggota kita aktif semua, 90 persen fokus di perumahan untuk MBR. Mereka berada di seluruh Kabupaten/Kota di Riau," katanya.

Tahun ini tambahnya, pembangunan rumah subsidi oleh Himperra Riau masih banyak berada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Peringkat terbanyak berikutnya Pelalawan dan Dumai.

"Pekanbaru dan Kampar masih mendominasi dengan persentase di atas 50 persen, dan terbanyak kedua itu Pelalawan dan Dumai. Inhil, Rohil dan Meranti itu pun sebagaian juga sudah mulai," ujarnya.

Ia pun berharap, niat dan target yang mereka canangkan itu bisa tercapai dengan baik sampai akhir tahun 2019 nanti.

"Kita juga berharap mitra bisnis perbankan bisa terus membantu segala pengajuan kita dan selalu diproses dengan baik," harapnya. (dri)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved