Breaking News:

Khawatir Proses Hukum di Australia Berlarut, Persija Mulai Cari Striker Asing Pengganti Simic

Marko Simic tersangkut kasus pelecehan kepada wanita, dan saat ini tidak bisa keluar dari Australia karena paspornya ditahan aparat setempat.

Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi
antara
Posisi Marko Simic di Persija mulai terancam, setelah dia tersangkut kasus dugaan pelecehan di Australia. 

tribunpekanbaru.com - Persija Jakarta mulai mencari penyerang asing di musim ini. Hal tersebut untuk mengantisipasi tidak bisa bermainnya Marko Simic dalam jangka waktu lama bersama Macan Kemayoran.

Seperti diketahui, Simic diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita sebelum laga Persija kontra Newcastle Jets, pada babak keualifikasi Liga Champions Asia. Kejadian tersebut terjadi di pesawat dari Bali menuju Sydney, Australia.

Akibatnya, saat ini Simic tidak bisa keluar dari Australia karena paspornya ditahan. Pesepakbola asal Kroasia ini harus tetap berada di negara tersebut sampai proses hukum selanjutnya dilakukan pada 9 April mendatang.

Apabila nanti terbukti bersalah, Simic bisa saja dijebloskan ke penjara Australia. Maka dari itu, Persija mulai bergerak mencari penggantinya, karena Piala Presiden, Piala AFC, hingga Liga 1 2019, bakal digelar dalam waktu dekat ini.

"Mau tidak mau harus cari alternatif pemain asing lain. Baru ada kandidat. Pelatih Ivan Kolev yang mempertimbangkan. Pelatih tidak mau berspekulasi. Dia masih berharap Simic tetap main," kata CEO Persija, Ferry Paulus dikutip goal kemarin.

"Mungkin pemain asing itu kami rekrut sampai kompetisi resmi atau sampai bulan Mei, pakai satu atau dua atau pemain permanen untuk menggeser pemain yang ada. Semua masih dilihat satu dua hari ini," tambahnya.

Sementara itu, Persija hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan TIRA-Persikabo, saat leg perdana babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (17/2) sore lalu. Pelatih Persija, Ivan Kolev, menyayangkan hasil tersebut.

Dia menyebut ada banyak masalah di timnya, terutama di lini belakang pada babak pertama. Namun setelah perubahan pada babak kedua, pelatih asal Bulgaria itu menilai timnya lebih mendominasi. "Bahkan saya rasa kami pantas memenangkan pertandingan. Tapi TIRA juga sudah bekerja keras, tinggal kita lihat di pertandingan selanjutnya," kata Kolev.

Di laga itu, Macan Kemayoran sempat tertinggal dua kali namun sukses mengejar lewat dua gol Bruno Matos. Kolev mengakui timnya membuat beberapa kesalahan karena dilanda kelelahan.

"Tentu saja kita bisa bikin alasan banyak, kalian tahu masalah kita dengan Simic dan pemain lain. Tapi yang pertama saya pikir ada Ismed (Sofyan), Riko (Simanjuntak) dan pemain lain yang main terus tiap pertandingan. Lalu ada perjalanan lama, capek sekali," ujarnya.

"Tapi mereka berikan yang terbaik di lapangan. Kami tahu masalah kami apa, lini depan dan belakang. Kami harus buat evaluasi cepat, saya coba lakukan perubahan," tambah mantan pelatih timnas Indonesia itu. (rin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved