Anak Anda Suka Isap Jari? Psikolog Violetta Bagi Tips untuk Menghentikannya

Kebiasaan yang berlangsung lama dapat mempengaruhi atap mulut atau langit-langit dan kerapian posisi gigi.

Anak Anda Suka Isap Jari? Psikolog Violetta Bagi Tips untuk Menghentikannya
Intisari Online
ilustrasi hisap jari 

Namun ada yang berhenti di usia 6 sampai 7 bulan. Kebiasaan juga bisa hilang di usia 2 sampai 4 tahun.

Menurut Violetta, perilaku sebagian anak mengalami perubahan setelah berhenti mengisap jari. Mereka menjadi temperamen atau sensitif.

Baca: Pagi Ini, Gunung Bromo Erupsi, Abu Bergerak ke Arah Barat Daya

Ini menandakan mereka tidak nyaman jika tidak mengisap jari.

Violetta mengemukakan, sampai ke titik belum sampai merusak gigi permanen anak, kebiasaan ini tak jadi masalah.

Kebiasaan yang berlangsung lama dapat mempengaruhi atap mulut atau langit-langit dan kerapian posisi gigi.

"Risiko masalah gigi terkait dengan seberapa sering, berapa lama dan seberapa intens anak anda mengisap jempolnya," jelas Violetta.

Beberapa ahli merekomendasikan agar kebiasaan buruk ini diatasi sebelum bayi berusia 3 tahun.

Violetta menyebutkan, American Academy of Pediatrics menganjurkan anak menjalani terapi apabila masih mengisap ibu jari hingga berusia 5 tahun.

Ia mengatakan, mulailah dengan berbicara kepada anak tersebut tentang dampaknya.

Misalnya, tentang mengganggu susunan gigi. Si anak harus tahu bahwa bahwa ini adalah kebiasaan buruk.

Baca: Jadwal Live Streaming Liga Champions Liverpool Vs Bayern Munich & Lyon Vs Barcelona, LIVE RCTI

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved