WNA Asal Afganistan Minta Dipulangkan Setelah 2 Tahun Tinggal di Pekanbaru

Setelah kurang lebih 2 tahun tinggal di Indonesia, warga negara asing asal Afghanistan bernama Basit Ali Sarwari akhirnya minta dipulangkan.

WNA Asal Afganistan Minta Dipulangkan Setelah 2 Tahun Tinggal di Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
PENGUNGSI- Proses pemulangan WNA berstatus pengungsi asal Afghanistan, Basit Ali Sarwari lewat bandara SSK II Pekanbaru, Selasa (19/2/2019) sore. Basit pulang atas permintaannya sendiri. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah selama kurang lebih 2 tahun tinggal di Indonesia, khususnya di Pekanbaru, warga negara asing asal Afghanistan bernama Basit Ali Sarwari akhirnya minta dipulangkan ke negara asalnya.

Keinginan Basit yang berstatus pengungsi ini atas dasar keinginannya sendiri.

"Pemulangan ini secara sukarela, atas keinginan yang bersangkutan," kata Junior M Sigalingging, selaku Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Selasa (19/2/2019).

Baca: Begal Menyasar 2 Wanita di Tualang, Satu Pelaku Berhasil Diringkus

Baca: Diminta Bersedekah, Eh Sutasman Malah Dihipnotis dan Uangnya Dicuri

Proses pemulangan Basit ini kata Junior, tetap dalam pengawalan ketat petugas Rudenim Pekanbaru.

Untuk diketahui, Basit merupakan pengungsi yang tinggal di tempat penampungan Wisma D'Cops dibawah pengawasan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru.

AVRR sendiri merupakan program pemulangan secara sukarela kepada para pengungsi yang difasilitasi oleh International Organization for Migration (IOM).

Baca: Jadwal Super Padat, PSM Lebih Fokus Asah Taktik dan Recovery

Program ini turut bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan United Nation High Commissioner for Refugee (UNHCR).

Dalam hal ini, pengungsi dapat kembali ke negara asalnya dan diberikan uang saku untuk memulai kehidupan yang baru.

Basit sudah disetujui oleh IOM untuk mengikuti program AVRR.

Kedutaan Afghanistan di Indonesia juga sudah memberikan travel document dengan nomor T00003804 sebagai dokumen perjalanan.

Dia diberangkatkan dari Pekanbaru lewat bandara SSK II dengan maskapai Garuda Indonesia ke Jakarta, pukul 16.35 WIB.

"Kemudian perjalanan yang bersangkutan dilanjutkan dari bandara Soekarno Hatta ke negara Asalnya di Afghanistan dengan pesawat udara Emirates Airline pada pukul 00.15 WIB," ungkap Junior. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved