Rokan Hulu

Ada Dua Pendaftar P3K Rohul Tercatat ke Sistem Data Kampar, Pengumuman Terpaksa Ditunda

Pengumuman hasil verifikasi terhadap kelengkapan berkas administrasi 156 calon P3K Kabupaten Rohul terpaksa ditunda.

Ada Dua Pendaftar P3K Rohul Tercatat ke Sistem Data Kampar, Pengumuman Terpaksa Ditunda
IST
Pendaftaran PPPK 2019. 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Pengumuman hasil verifikasi terhadap kelengkapan berkas administrasi 156 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Rohul yang telah mendaftar melalui website BKN terpaksa ditunda.

Menurut Plt Kepala BKPP Rohul, H Helfiskar, penyebabnya, karena dari 156 pendaftar, dua diantara pendaftar sebagai tenaga honor guru tercatat masuk ke dalam sistem data Kabupaten Kampar.

"156 pendaftar yang mengikuti seleksi calon P3K Rohul adalah eks tenaga Honorer K2 Pemkab Rohul dari tenaga guru dan penyuluh tenaga harian lepas," jelasnya, Rabu (20/2/2019).

Ia menambahakan, adanya 2 pendaftar yang tercatat masuk ke dalam sistem data Kabupaten Kampar, pihak BPKPP Rohul harus melaporkan ke Kantor BKN Regional XXII Pekanbaru dan BKN Pusat.

"Seharusnya Selasa (19/2/2019) pukul 00:01 WIB, kita sudah umumkan calon P3K Rohul yang dinyatakan lulus administrasi. Tapi karena ada dua pendaftar calon P3K Rohul yang merupakan tenaga honorer Rohul masuk ke dalam sistem data Kampar, maka kita menunggu admin BKN Pusat untuk status dua eks tenaga honorer guru tersebut," terangnya.

Jika nanti sudah ada jawaban admin BKN Pusat terhadap pemindahaan database honorer Rohul itu, maka pihaknya akan umumkan secara resmi kelulusan administrasi. Namun ia belum memastikan kapan waktunya.

Untuk seleksi ujian bagi calon P3K Rohul yang dinyatakan lulus administrasi secara serentak dilaksanakan 23 Februari 2019.

Dalam penerimaan calon P3K tahun ini, Kabupaten Rohul mendapatkan kuota 215 orang, dengan memprioritaskan eks tenaga honorer K2 khususnya tenaga pendidik 167 orang, tenaga penyuluh 48 orang.

Jika dilihat dari calon P3K Rohul yang telah mendaftar sebanyak 156 orang, maka kuota penerimaan tidak terpenuhi. Karena salah satu syarat calon P3K Rohul harus berpendidikan strata satu (S-1).

Untuk menutupi kekurangan kuota Calon P3K Rohul itu, tidak bisa diganti dengan eks K2 diluar dari tenaga guru dan tenaga penyuluh pertanian.

Helfiskar menambahkan, rincian 156 pendaftar calon P3K Rohul itu, diantaranya 48 tenaga penyuluh pertanian dan 108 tenaga guru, termasuk didalamnya dua orang eks tenaga guru yang kini sedang menunggu jawaban admin BKN terhadap status tenaga honorer Rohul yang masuk ke dalam sistem tenaga honorer Kampar. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved