Breaking News:

Pekanbaru

Didakwa Melakukan Penipuan, Marketing Perusahaan Pembiayaan Ini Akhirnya Divonis Bebas

Majelis hakim juga memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk melepas Alex dari tahanan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/RizkyArmanda
Sidang dengan agenda putusan terhadap terhadap terdakwa Alex Santoso Chandra, marketing OTTO Multi Artha, Selasa (19/2/2019) sore lalu. Terdakwa divonis bebas oleh majelis hakim. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru akhirnya menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Alex Santoso Chandra, yang merupakan marketing perusahaan pembiayaan PT OTTO Multi Artha, Selasa (19/2/2019) sore kemarin.

Alex menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana penipuan terhadap nasabahnya, Zul Asra, sesuai dengan Pasal 378 KUHP.‎

Namun majelis hakim menilai tidak ada hal yang memberatkan perbuatan Alex.

Vonis bebas terhadap Alex pun dibacakan oleh hakim ketua Martin Ginting SH MH.

"Menimbang dalam fakta persidangan, tidak ada hal-hal yang memberatkan terdakwa. Begitu juga dengan keterangan saksi-saksi, juga tidak ada hal yang memberatkan terdakwa," ucap hakim Martin

Majelis hakim juga memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk melepas Alex dari tahanan.

Baca: Taufik Gani Pernah Hina Jokowi & Kerap Pamer Uang di FB, Ternyata Uang Hasil Curi 27 iPhone S

Baca: Pasangan Suami Istri Muda Ini Ditangkap Polsek Tapung, Jadi Pengedar Sabu

"Memulihkan hak kedudukan dan martabat terdakwa. Membebankan biaya perkara kepada negara," terang hakim ketua.

Usai pembacaan vonis bebas itu, ruang sidang di PN Pekanbaru pun mendadak riuh oleh tepuk tangan.

Sidang yang sifatnya terbuka untuk umum itu, memang dipenuhi oleh rekan-rekan terdakwa Alex, karyawan PT OTTO Multi Artha, kerabat serta keluarganya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved