Berita Riau

VIDEO: Bank Riau Kepri dan Kejati Riau Teken MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

"Kami juga semakin disiplin dalam hal melakulan komunikasi koordinasi dengan pihak kejaksaan. Jadi pendampingannya banyak sekali, mulai

"Kalau ada memang yang benar-benar sudah buntu atau fiktif, tidak masuk aspek dalam kerjasama ini. Kalau aspek pidana dan korupsi, kita giring ke situ. Untuk menentukan itu fiktif atau tidak, itu dari hasil koordinasi dan kunsultasi tadi. Kami juga sangat hati-hati agar masalah kredit macet tidak melebar, dan memilahnya. Kita gelar rapat dengan Datun, kita pilih kita lihat, mana yang benar-benar masuk ke ranah hukum pidana," ungkapnya.

Baca: Hubungan dengan Jo Byung Gyu Terkuak, Kim Bora Tulis Pernyataan Ini untuk Penggemar

Baca: VIDEO: Live di PSSI TV Sriwijaya FC vs Madura United Leg 2 Piala Indonesia, Pukul 15.00 WIB

Baca: Gubernur Riau Dukung Jokowi, PAN Dan PKS Ingatkan Hal Ini

Baca: 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya Ditangkap Tim Opsnal Polres Rohul

Perjanjian kerjasama di bidang Datun antara Bank Riau Kepri dan Kejaksaan selama ini membuahkan hasil yang sangat positif. Cotohnya saat terjadi NPL atau kredit macet oleh debitur, lalu Bank Riau Kepri melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kejaksaan, malah membuat debitur langsung melalukan pembayaran kreditnya.

"Jadi begitu, saat ada kredit macet, lalu kita masukkan (laporan, red), dan belum juga dipanggil (debitur, red), malah mereka langsung bayar. Jadi melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak Kejati dan Kejari ini ternyata berdampak positif terhadap kepatuhan nasabah, yang tadi bandel akhirnya mengembalikan uangnya," jelasnya.

Kajati Riau Uung Abdul Syakur menambahkan, pihaknya mengharapkan apapun mesalah-masalah hukum yang nantinya dialami oleh Bank Riau Kepri dapat diselesaikan dengan baik melalui kerjasama bidang Datun tersebut.

"Jika ada masalah kita selesaikan dan jangan sampai ke masalah pidana. Kita berharap koordinasi tetap intens dan jangan sungkan meminta bantuan, karena semuanya gratis karena ini berkaitan dengan keuangan negara ataupun daerah. Ada masalah langsung berkoordinasi. Seberat apapun masalah hukum yang dihadapi pasti selalu ada solusinya," terang Uung.

Kejati ataupun Kejari yang ada di Riau ungkap Uung, akan terus berupaya melakukan pendampingan agar semuanya dapat berjalan dengan maksimal.

Ia pun mengharapkan Bank Riau Kepri semakin besar dan menjadi bank daerah yang semua kreditnya lancar.

"Jadi dengan MoU ini mereka (debitur) yang malas biasanya cepat menyelesaikan kreditnya, menjadi lebih disipilin dalam melakukan pembayaran dan taat menyelesaikan," katanya.

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved