Belum Resmi jadi WNI, Tapi Otavio Dutra Sudah Hafal Lagu Indonesia Raya

Pemain Persebaya ini masuk panggilan timnas untuk mengikuti pelatnas di Australia dan Bali, walaupun masih berstatus Warga Negara Brasil.

Belum Resmi jadi WNI, Tapi Otavio Dutra Sudah Hafal Lagu Indonesia Raya
antara
Otavio Dutra senang dipanggil pelatnas timnas Indonesia, meski saat ini proses naturalisasinya untuk menjadi WNI belum tuntas.

tribunpekanbaru.com - Ada yang menarik dari daftar pemain yang dipanggil pelatih timnas, Simon McMenemy, untuk mengikuti pelatnas pada 6-21 Maret di Australia dan Bali. Dalam daftar 27 pemain yang dipanggil, ada nama Otavio Dutra dari Persebaya, yang saat ini masih berstatus sebagai warga negara Brasil.

Menang Dutra sedang dalam proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun proses itu belum tuntas, sehingga dia masih memegang paspor Brasil. Namun pemanggilan ini disambut gembira oleh Dutra.

"Saya terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. Negara yang saya dan keluarga saya cintai, kami sangat senang dan bangga mengetahui saya dipanggil untuk membela timnas," kata Dutra kemarin.

Pemanggilan Dutra ke Timnas Indonesia tentu berkat rekomendasi Simon McMenemy. Keduanya memang pernah bekerja sama saat masih di Bhayangkara FC. Saat itu, kerjasama keduanya sukses mengantarkan Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 musim 2017.

"Saya berterimakasih kepada coach Simon McMenemy atas kepercayaannya terhadap profesionalisme saya. Saya juga terimakasih kepada Persebaya, seluruh penggemar saya yang selalu mendukung saya. Terima kasih,” katanya senang.

Dutra juga mengakui dirinya sedang mengurus proses naturalisasi menjadi WNI. Menurutnya, dia ingin jadi WNI karena mencintai Indonesia. "Saya sudah lama dan senang di sini. Saya tetap tinggal di Indonesia, jadi tidak ada alasan lagi. Saya hafal Indonesia Raya. Prosesnya masih berjalan dan itu tidak cepat. Semoga semua lancar, minta doanya," katanya kepada wartawan.

Dutra datang ke Indonesia pertama kali pada 2010, dan bermain untuk Persebaya 1927 yang ketika itu dilatih Aji Santoso. Sejak itu, Dutra tidak berkarier di negara lain meski pindah-pindah klub di Indonesia.

"Saya dari dulu di Indonesia, gabung Persipura dan Gresik United juga. Waktu kompetisi dibekukan saya juga tidak pindah ke mana-mana, tetap di Indonesia. Saya sudah hampir 10 tahun di sini," ujar pemain 35 tahun itu. (blc)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved