Katanya Tekanan Darah Tinggi Gara-gara Banyak Konsumsi Garam, Apa Benar?

Garam yang juga dikenal sebagai natrium klorida adalah senyawa yang tersusun atas 40% natrium dan 60% klorida.

Katanya Tekanan Darah Tinggi Gara-gara Banyak Konsumsi Garam, Apa Benar?
ngs.co.uk
ilustrasi garam 

Kurang oksigen bisa sebabkan kerusakan organ. Bila ini terjadi pada arteri koroner yang menyuplai jantung, orang bisa mengalami serangan jantung.

Sensitif terhadap garam

Hipertensi adalah kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor genetik (keturunan) dan gaya hidup.

Meski penelitian telah membuktikan bahwa garam dapur adalah salah satu faktor utama pemicu hipertensi dari segi gaya hidup, risikonya berbeda-beda pada setiap orang.

Para ahli menemukan bahwa beberapa orang mungkin baik-baik saja meski pola makannya tinggi garam. Namun, ada juga yang mengalami tekanan darah tinggi atau perut kembung kalau kebanyakan garam.

Kondisi yang disebut sensitif terhadap garam ini bisa dialami siapa pun, baik punya hipertensi atau tidak.

Baca: Seorang Ibu Rumah Tangga Berinisial YS di Indragiri Hulu Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu-sabu

Sensitif terhadap garam adalah kondisi yang diwariskan dari keluarga. Orang dengan kondisi ini perlu memantau asupan garamnya secara cermat.

Selain faktor keturunan, ada lagi hal-hal yang menentukan bagaimana tekanan darah bereaksi terhadap garam.

- Jenis kelamin: Perempuan lebih banyak mengalami sensitivitas pada garam dibanding laki-laki.

- Usia: Orang di atas 45 tahun mungkin lebih sensitif terhadap garam.

Halaman
1234
Editor: Ariestia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved