Berita Riau

Bupati Ini Minta Saksi di TPS Tegas dan Gebrak Meja Jika Temukan Kecurangan di Pemilu 2019

Kalau perlu, tampar dan gebrak meja, ketika ada kecurangan terjadi. Jangan saksi kita menjadi lemah di lapangan. Saksi kita harus dilatih seperti itu,

Bupati Ini Minta Saksi di TPS Tegas dan Gebrak Meja Jika Temukan Kecurangan di Pemilu 2019
Tribunpekanbaru/AleeKitonanma
Plt Ketua DPW PPP Riau buka Training of Trainer Saksi Pemilihan Umum 2019 se-Provinsi Riau, di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru, Jalan Sudirman, pada Sabtu (23/2). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Sekitar 2 bulan lagi akan dilaksanakan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Partai mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi hari pemilihan tersebut.

Untuk mempersiapkan hal itu, Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) DPW PPP Riau melaksanakan Training of Trainer Saksi Pemilihan Umum 2019 se-Provinsi Riau, di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru, Jalan Sudirman, pada Sabtu (23/2).

Plt Ketua DPW PPP Riau, Mursini yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, para trainer atau pelatih saksi harus menekankan kepada para saksi nantinya agar disiplin dan datang tepat waktu di TPS, sesuai dengan regulasi yang sudah ditentukan.

Ketua DPW PPP Riau, Mursini
Ketua DPW PPP Riau, Mursini (Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution)

Berdasarkan beberapa pengalaman dan juga saat Pilkada sebelumnya, dikatakan Mursini ada saksi yang ditolak oleh KPPS, karena terlambat hadir jelang pemilihan dimulai.

Baca: Geregetan, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Panduan Memilih Pemimpin Saat Pemilu

Baca: Prabowo Disinggung Tak Pernah Menang Pemilu, Bikin Fadli Zon dan Ara Berdebat Sengit

"Disiplin sangat diperlukan. Kita harus menekankan kepada saksi, agar datang tepat waktu, kalau tidak akan ditolak oleh KPPS. Itu pernah terjadi saat pengalaman saya saat Pilkada," kata Mursini saat membuka acara.

Selain itu, dikatakan Bupati Kuantam Singingi ini, saksi harus kuat dan paham tentang aturan main.

Kalau perlu, dikatakan Mursini saksi diarahkan untuk bersikap tegas, ketika melihat ada kecurangan terjadi.

"Kalau perlu, tampar dan gebrak meja, ketika ada kecurangan terjadi. Jangan saksi kita menjadi lemah di lapangan. Saksi kita harus dilatih seperti itu, sehingga jika kecurangan akan menjadi jelas. Hal ini perlu kita lakukan agar pihak lain tidak semena-mena terhadap saksi kita," ujarnya.

Selain itu, dikatakan Mursini, saksi juga harus dikuatkan, dan diberikan pemahaman yang lebih, sehingga tidak mudah dibujuk rayu oleh pihak lain.

Baca: FOTO: Sosialisasi Pemilu Serentak di KPU Riau

Baca: KPU Riau Plenokan DPT Pemilu 2019 di Riau, Jelang Pencoblosan DPT Masih Boleh Bertambah

"Saksi kita harus lebih militan, dan tidak mudah dipengaruhi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

Adapun pelatih saksi yang hadir di setiap daerah adalah 3 orang masing-masing daerah. Saksi ini nantinya akan melatih ribuan saksi PPP yang ada di tiap daerah. (*)

JANGAN LUPA  Subscribe channel youtube official tribunpekanbaru, tonton video viral dan video terupdate setiap hari:

Subscribe Juga Akun facebook kami di:

 (*)
Penulis: Alex
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved