Mulai Tanggal 1 Maret 2019, Obat Kanker Usus Tak Lagi Ditanggung Oleh BPJS Kesehatan

Bahkan, di Indonesia, kanker kolorektal sudah bercokol di urutan ketiga kanker yang paling sering menyerang, setelah paru dan payudara.

Mulai Tanggal 1 Maret 2019, Obat Kanker Usus Tak Lagi Ditanggung Oleh BPJS Kesehatan
kompas.com
Terhitung mulai 1 Maret 2019, obat Kanker Usus tidak ditanggung lagi oleh BPJS Kesehatan 

Aru menjelaskan, kanker ini erat kaitannya dengan kerentanan genetik dan lingkungan. Artinya, gaya hidup sangat memengaruhi keganasan kanker kolorektal.

Bahkan sebagian besar bersifat sporadis dan hanya sebagian kecil bersifat herediter.

"Kejadian kanker ini berubah dengan zaman," ucapnya.

Obat kanker usus tak lagi ditanggung BPJS.
KOMPAS.COM / Pramia Arhando, Obat kanker usus tak lagi ditanggung BPJS.

 Bahkan kejadian kanker kolorektal di Indonesia semakin meningkat. Di mana lebih dari 30% penderitanya adalah kaum muda yang berada di usia produktif atau di bawah 40 tahun.

"Peningkatan kanker kolorektal karena gaya hidup, terutama kebiasaan makan dan merokok, yang belum berkurang," ujarnya.

Kanker kolorektal bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat. Kanker menjadi masalah kesehatan terbesar di dunia, khususnya di Indonesia.

Angka kejadian kanker akan meningkat sampai 80%pada 2030. "Kalau tidak ditanggulangi secara serius, bisa sebanyak itu peningkatannya," tuturnya.

Sementara obat kanker usus tak lagi ditanggung BPJS.(*)

JANGAN LUPA  Subscribe channel youtube official tribunpekanbaru, tonton video viral dan video terupdate setiap hari:

Subscribe Juga Akun facebook kami di:

 (*)


Editor: CandraDani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved