Breaking News:

Evaluasi Semua Lini, PSIS Siapkan Tim dari Nol Lagi

Sejumlah laga uji coba dan turnamen mini yang diikuti tak membuahkan hasil bagus. PSIS pun akan mengevaluasi semua lini.

juara.bolasport.com
Jafri Sastra, pelatih PSIS Semarang 

tribunpekanbaru.com - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, berharap kehadiran pemain baru bisa memperbaiki performa timnya, setelah mereka mendapatkan hasil kurang bagus di Trofeo Pesantenan kemarin.

Di ajang untuk memperingati ulang tahun Patifosi ke-12 di Stadion Joyokusumo itu, PSIS mencatat kemenangan 2-1 atas Persipa Pati, dan dipaksa menelan kekalahan 1-0 dari Persatu Tuban.

Jafri mengakui banyak pekerjaan rumah yang harus mereka lakukan sebelum bergulirnya Liga 1 musim 2019. Ia berharap pemain baru dapat memperbaiki performa tim, karena Mahesa Jenar harus memulai dari nol.

“Kami terus berproses, karena ada beberapa pemain yang sudah tidak ada lagi di PSIS. Musim ini kami harus mulai lagi dari nol. Lima pemain, termasuk Bruno Silva sudah tidak bersama kami lagi,” ungkap Jafri dilansir laman resmi klub.

“Kami ada pemain baru yang harus disatukan lagi dengan pemain lama. Melalui momen ini, kami manfaatkan untuk pembentukan tim. Kami berterima kasih kepada siapapun yang jadi lawan kami di trofeo ini. Kami sudah menghadapi siapapun dengan serius. Tapi ini sepakbola, ada menang dan ada kalah,” katanya.

Dia mengaku punya banyak sekali catatan untuk evaluasi, dimulai sejak melawan Bhayangkara FC di Piala Indonesia lalu sampai ke pertandingan di trofeo.

"Masih banyak yang harus kami benahi, hampir di semua lini. Pemain yang baru datang mudah-mudahan bisa membantu kami semakin membaik waktu di Piala Presiden nanti,” kata pelatih asal Payakumbuh, Sumatra Barat tersebut.

Sebelumnya, PSIS mengontrak Wallace Costa untuk memperkuat pertahanan. Mantan pemain Persela Lamongan asal Brasil itu sudah diperkenalkan sebagai pemain PSIS pada Selasa (26/2) lalu.

Dengan demikian, Costa jadi pemain asing kedua yang memperkuat PSIS musim ini, menyusul Ibrahim Conteh yang masih terikat kontrak sejak musim lalu.

CEO PSIS, AS Sukawijaya mengatakan, kualitas dan pengalaman Wallace bermain di kompetisi Indonesia tidak diragukan lagi. PSIS butuh pemimpin di lini pertahanan untuk meraih target finis delapan besar di Liga 1 2019.

"Saat evaluasi akhir musim lalu, diketahui kami butuh pemain bertahan berkualitas dan bisa memimpin lini belakang. Wallace akhirnya yang kami pilih," kata pria yang biasa disapa Yoyok Sukawi itu.

Saat ini, PSIS masih mengincar striker asing untuk menggantikan Bruno Silva yang hengkang. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved