Pekanbaru

Insentif RT dan RW di Kota Pekanbaru Belum Cair Hingga Februari Ini, Lurah Minta Buka Rekening Baru

Menurut RT di Kecamatan Tampan ini, lurah menyarankan untuk membuat rekening baru lantaran rekening lama tidak aktif lagi.

Insentif RT dan RW di Kota Pekanbaru Belum Cair Hingga Februari Ini, Lurah Minta Buka Rekening Baru
Ist
Ilustrasi 

Sesuai data tersebut, pemerintah kota ditaksir harus menggelontorkan uang instentif sebesar Rp 495.950.000 bagi para ketua RW setiap bulannya.

Sedangkan bagi ketua RT, pemerintah kota harus membayarkan insentif sebesar Rp 1.540.500.000 setiap bulannya.

Jadi total satu bulan insentif yang harus digelontorkan pemerintah kota dalam satu bulan capai Rp 2.036.450.000 atau Rp 2 Miliar lebih.

Para ketua RT dan RW belum terima insentif dalam empat bulan ini.

Jadi pemerintah kota diperkirakan harus mengeluarkan instentif sebesar Rp 8.145.800.000 atau berkisar Rp 8 Miliar lebih.

Sekretaris Kota Pekanbaru, Muhammad Noer MBS menyebut bahwa pemerintah kota sudah menyerahkan pengajuan insentif ke kecamatan.

Camat sudah bisa mengajukan rencana pembayaran insentif RT dan RT.

Mereka bisa segera mengajukannya agar bisa segera membayarkan insentif tersebut. Namun mereka hanya bisa mengajukan pembayaran insentif bagi RT dan RW untuk bulan Januari 2019.

"Jadi camat dipersilahkan untuk mengajukan rencana pembayaran insentif RT dan RW," terang Noer.

Ia juga menanggapi adanya lurah yang meminta RT untuk membuka rekening baru.

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved