BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau

BNPB menyatakan bahwa hujan buatan telah berpengaruh pada berkurangnya titik api kebakatan lahan dan hutan di Provinsi Riau.

BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau
Tribun Pekanbaru
BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau 

BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM- Provinsi Riau kini kembali mendapat sorotan atas kebakaran hutan dan lahan yang berakibat munculnya kabut asap yang mengganggu.

Di beberapa titik wilayah di Riau mengalami kebakaran lahan dan hutan yang berakibat ttik api semakin bermunculan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan ke 29, Live Streaming BeinSport, RCTI dan MNCTV

Baca: Wakil Bupati Kepulauan Meranti Riau Kunjungi Koban Kebakaran di Desa Tanjung Medang

Baca: Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Riau Masih Berlangsung, Satgas Fokus Pendinginan Titik Api

Baca: Kebakaran Lahan di Teluk Meranti Pelalawan, yang Dilalap Api Lahan PT SSS

Upaya pemadaman pun dilakukan untuk mengantisipasi peristiwa kebakaran meluas dan antisipasi kabut asap.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau sudah mulai berkurang karena efek hujan buatan yang mampu menekan munculnya titik api baru.

Deputi bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BNPB Wisnu Widjaja mengungkapkan, hujan buatan memiliki dampak yang signifikan dalam memadamkan kebakaran di Provinsi Riau.

" Hujan buatan dalam satu hari saja mampu menekan munculnya titik api untuk beberapa hari kemudian. Makanya, kita sangat terbantu dengan adanya hujan buatan ini, tapi tergantung faktor kondisi awan juga," papar Wisnu di kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).

Wisnu menambahkan, jumlah garam yang disemai pada proses penggarapan hujan buatan adalah sebesar 1,9 ton garam.

Baca: Kebakaran Lahan, Dinas Kesehatan Riau Kirim Ratusan Kota Masker dan Makanan Ibu Hamil ke Rupat

Baca: FOTO: Pemadaman Kebakaran Lahan di Kelurahan Air Hitam Pekanbaru

Baca: Titik Api Nihil, Kampar Masih Aman dari Bencana Kebakaran Lahan

Selain hujan buatan, lanjutnya, pemadaman udara yang juga dilakukan yaitu dengan water booming melalui enam pesawat udara.

"Banyak lokasi kebakaran yang jauh sehingga perlu melakukan operasi udara," jelas Wisnu. Berdasarkan data BNPB per 26 Februari 2019, terdapat 94 titik panas di Provinsi Riau dengan rincian 19 titik bertingkat tinggi, 64 titik bertingkat sedang, dan 11 titik bertingkat rendah.

Adapun hingga kini total luas lahan yang terbakar sebanyak 1.178,41 hektar per kabupaten.

Sedangkan rinciannya sebagai berikut, Kabupaten Rohil (144 hektar), Dumai (65,5 hektar), Bengkalis (837 hektar), Meranti (20,4 hektar), Siak (30 hektar), Pekanbaru (21,51 hektar), Kampar (19 hektar), Pelalawan (3 hektar), dan Inhil (38 hektar).

BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau

Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved