Berita Riau

Bantu Atasi Kebakaran Lahan di Riau, BNPB Kirim Satu Helikopter Type Kamov Kapasitas 4000 Liter

Helikopter dengan kapasitas 4.000 liter tersebut tiba di Pekanbaru, Kamis (28/2/2018) malam.

Bantu Atasi Kebakaran Lahan di Riau, BNPB Kirim Satu Helikopter Type Kamov Kapasitas 4000 Liter
TribunPekanbaru/Syaiful Misgio
BNPB Kirim Satu Heli Type MI 8 Berkapasitas 4000 Liter ke Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di sejumlah daerah di Riau menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Bantuan peralatan dan personil untuk pemadaman api pun terus digulirkan ke Riau.

Terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat mengirim bantuan satu unit heli type Kamov ke Riau. Heli dengan kapasitas 4.000 liter tersebut tiba di Pekanbaru, Kamis (28/2/2018) malam.

"Iya benar, kita dapat bantuan satu unit heli untulk waterbombing dengan kapasitas 4 ribu liter. Tadi malam sudah sampai di Pekanbaru. Heli ini akan digunakan untuk melakukan waterbombing di lahan yang saat ini masih terbakar. Salah satunya ada di Rupat," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau yang juga Asisten 1 Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Jumat (1/3/2019) pagi.

Kepala Seksi Penyelamatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Roslin Lamtarida, Rabu (27/2/2019) mengungkapkan, selain heli type Kamov dengan kapasitas 4.000 liter, sejauh ini BNPB sudah lebih duluan mengirinkan satu unit heli untuk kebutuhan Tekonologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau penyemaian garam di awan.

"Yang untuk TMC sudah duluan, ada satu unit, terus dulu satu heli lagi, tapi rusak, tidak dipakai, ada di Pekanbaru," katanya.

Baca: 39 Titik Panas Terpantau di Riau 1 Maret 2019, Kabupaten Kepulauan Meranti Paling Banyak

Baca: Mulai Hari Ini 1 Maret Kantong Plastik Belanja di Ritel Modern Tak Lagi Gratis, Ini Harganya

Baca: BNPB Sebut Hujan Buatan Kurangi Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau

Gubenur Riau, Syamsuar menginstruksikan kepada sleuruh tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) agar mengaktifkan Pos Komando Utama Karhutla di Komplek Lanud Roesmin Nurjadin selama 24 jam.

"Saya minta Posko ini standby 24 jam mulai sekarang. Nanti petugas juga disiapkan disini, sehingga nanti kalau ada informasi yang dibutuhkan bisa lewat Posko ini," kata Syamsuar usai memimpin rapat Koordinasi Satuan Tugas Pos Komando Penanganan Karhutla di Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (27/2/2019).

Selain itu, Pemprov Riau juga sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Karhutla di Riau. Anggaran tersebut ada di Dinas Kehutanan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

"Anggaran sudah ada, baik di kehutanan maupun di BPBD. Angaran itu disiapkan agar bisa dimanfaatkan supaya tidak tergaganggu tugas memadamkam kebakaran," imbuhnya.

Namun Syamsuar tidak mengehui berapa secara persis berapa anggaran yang disiapkan oleh Pemprov Riau untuk penanganan kebakaran lahan di Riau.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved