Inhu

Hari Senin Ini Ada Agenda Lain, DPRD Inhu Riau Batal Gelar Hearing Konflik Lahan PT ASL

Rapat dengar pendapat itu batal digelar oleh karena ada pertemuan antara unsur pimpinan di DPRD Inhu dengan Setwan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Inhu

Hari Senin Ini Ada Agenda Lain, DPRD Inhu Riau Batal Gelar Hearing Konflik Lahan PT ASL
Walhi
Kanal yang diduga baru dibuat PT SAL 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Sesuai jadwal yang ditetapkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akan menggelar rapat dengar pendapat atau hearing berkenaan dengan konflik lahan PT Alam Sari Lestari (ASL) dengan masyarakat Kelurahan Sekip Hilir pada Senin (4/3/2019).

Namun hasil konfirmasi terakhir dengan Ketua Komisi II DPRD Inhu, Nofriadi rapat dengar pendapat itu batal digelar oleh karena ada pertemuan antara unsur pimpinan di DPRD Inhu dengan Sekretariat Dewan (Setwan) dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Inhu.

"Rapatnya dengar pendapat itu tidak jadi, karena besok kita ada pertemuan antara pimpinan DPRD Inhu, Setwan dan BK," kata Nofriadi, Minggu (3/3/2019).

Baca: Warga Sekip Hilir Desak Wakil Rakyat di DPRD Inhu Lakukan Hearing Terkait Konflik Lahan PT ASL

Baca: Sekda Inhu Sebut Pemkab Inhu Masih Susun Keanggotaan Tim Terpadu Penyelesaian Konflik PT ASL

Menurut Nofriadi unsur pimpinan di DPRD Inhu yang dilibatkan dalam rapat termasuk pimpinan komisi hingga pimpinan fraksi di DPRD Inhu.

Tribuninhu.com juga meminta konfirmasi dari Ketua DPRD Inhu berkenaan dengan rapat bersama Setwan tersebut.

"Benar besok ada rapat antara Setwan, pimpinan dengan BK," kata Miswanto. Namun Miswanto tidak bisa menjelaskan soal agenda pembahasan dalam rapat tersebut.

Sebelumnya Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sekip Hilir Supri Handayani SE mengatakan warga Kelurahan Sekip Hilir masih berharap lahan terlantar dalam HGU PT ASL masih dapat diselesaikan bersama pemerintah.

Oleh karena itu, warga Sekip Hilir berharap rapat dengar pendapat tersebut bisa dilakukan.

Ditambah lagi, sejumlah oknum sudah melakukan penggarapan di lahan PT ASL tersebut.

Baca: VIDEO: Manager PT ASL Akui 4000 Hektar Lahan HGU PT ASL Belum Ditanami

Baca: Pemkab Inhu akan Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Masyarakat Dua Desa dan PT ASL

Apabila terus kondisi ini terus dibiarkan dapat berujung bentrok antara warga dengan penggarap lahan tersebut.

Karena warga Kelurahan Sekip Hilir akan mempertahan areal tersebut sebagai cadangan masa depan.

Untuk itu katanya, setelah surat permohonan hearing bersama pihak terkait disampaikan kepada DPRD Kabupaten Inhu, hendaknya segera dijadwalkan hearing.

 

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Warga Sekip Hulu sebelnya sempat terpancing dengan pihak penggarap lahan tersebut. Untung saja masih mau diingatkan," tambahnya. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved