Tak Kunjung Diberikan, KPU Desak Kemendagri Serahkan Data KTP Elektronik WNA

KPU masih menunggu Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan data WNA

Tak Kunjung Diberikan, KPU Desak Kemendagri Serahkan Data KTP Elektronik WNA
FOTO/KOMPAS.COM
KTP Elektronik milik seorang Warga Negara China yang NIK nya ditemukan terdaftar dalam DPT. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan data Warga Negara Asing (WNA) yang tercatat punya KTP elektronik (KTP-el).

KPU membutuhkan data tersebut untuk melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 dan memastikan tak ada WNA yang masuk DPT.

Jika data dari Kemendagri tak kunjung diberikan, KPU tak bisa melakukan pengecekan DPT.

"KPU belum melakukan penyisiran DPT karena datanya belum diberikan. Kan kita sudah minta per tanggal 28 Februari," kata Komisioner KPU, Viryan Azis saat dihubungi, Senin (4/3/2019).

Hingga saat ini, KPU baru mendengar kabar dari media bahwa Dukcapil sejak tahun 2014 telah mengeluarkan 1.600 keping KTP-el untuk WNA.

KPU berjanji akan bekerja dengan cepat jika data tersebut diberikan oleh Dukcapil.

"KPU ingin memastikan sekali kerja dan itu tidak perlu lama, nggak sampai sehari selesai itu asal diberi datanya. Kalau tidak diberikan gimana mau KPU kerja," ujar Viryan.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika KPU tidak ingin gaduh menanggapi munculnya kabar kembali ditemukan nama WNA di DPT Pemilu.

Jika memang nantinya ditemukan nama WNA di DPT, Viryan menegaskan, pihaknya akan segera mencoret nama yang bersangkutan.

"KPU ingin menyelesaikan itu secara menyeluruh supaya masyarakat tenang, tidak ada lagi persoalan DPT. Tapi kalau (ada kabar) daerah ini ada, daerah B, C ada, itu nanti akan terus jadi mengganggu perhatian banyak pihak untuk pemilu," tandasnya.

Sebelumnya, beredar foto KTP elektronik atau e-KTP seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial GC. Dari foto yang beredar, KTP-el GC tercantum jelas dengan NIK nya.

KPU telah menegaskan bahwa nama GC tak tercantum di DPT. Jika NIK yang disebut-sebut milik GC itu ditelusuri di DPT, muncul nama seorang WNI berinisial B.

Paling baru, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendapati tiga nama WNA masuk ke DPT Pemilu. Tiga warga tersebut berasal dari China, Inggris dan Lebanon.(*)

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved