Berita Riau

VIDEO: Amar Sang Penakluk King Kobra, Pemuda Asal Riau yang Hobi Pelihara Hewan Reptil

"Ular ini bisanya cukup mematikan dan ular jenis ini taring bisanya terpanjang didunia, bisa sampai 5 centi meter," kata Amar

TRIBUNPEKANBARU.COM- Amar, warga Riau yang memiliki nama lengkap Muammar Syahida ini hobi memelihara ular sejak ia masih duduk di Bangku Sekolah Dasar (SD).

Kini ukar peliharaan mahasiswa Universitas Lancang Kuning ini tak kurang dari 20 ekor. Mulai dari yang tidak berbisa hingga yang berbisa ia pelihara.

Saat dijumpai tribunpekanbaru.com di rumah kosnya di Jalan Umban Sari Atas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Amar memperlihatkan satwa-satwa reptil peliharaanya.

Amar mengajak tribunpekanbaru.com masuk ke dalam ruangan khusus tempat puluhan ular-ularnya tersebut.

"Yang paling lama Amar pelihara yang ini, ini dari mulai telur," kata Amar sebari menunjuk seekor ular sanca batik yang berada didalam kotak kaca.

Dari sekian banyak ular yang Amar pelihara ada empat ekor ular yang berbisa dan cukup berbahaya.

Baca: Video: Aksi Amar Syahida, Taklukkan Ular King Kobra 4 Meter dari Pelalawan Riau

Baca: VIDEO Detik-detik Ular Piton Masuk Kamar dan Gigit Kaki Seorang Wanita yang Lagi Tidur

Baca: Warga Kaget Temukan Makhluk Aneh Ini, Punya Gigi Mirip Manusia dan Badan Seperti Ular

Baca: Kisah Ahli Reptil yang Tulis Detik-Detik Kematiannya setelah Digigit Ular Berbisa

Baca: Link Live Streaming Super Soccer TV Garuda Select Vs QPR U-18

Empat ular berbisa tersebut yakni, gaboon viper, ular derik, ukar wagleri atau cinta masnis dan ular the deadh adder.

Bagi pencita reptil jenis-jenis ular tersebut tentu saja tidak asing dan memiliki keunikan masing-masing. Meski terbilang unik, namun tidak disarankan untuk bermain-main dengan ular berbisa ini tanpa keahlian khusus.

Gaboon Vipee misalnya, ular ini sangat pandai berkamuflase. Dia bersembunyi dibalik dedaunan kering dan potongan batang kayu yang ada di dalam kandang kaca berbentuk persegi saat tribunpekanbaru.com berkunjung.

VIDEO TERKAIT LAINNYA:

"Coba abang cari ularnya mana," kata Amar.

Ya, tribunpekanbaru.com, cukup kesulitan dan membutuhkan waktu hingga akhirnya bisa menemukan ular berbisa yang sedang berkamuflase ini.

Setelah tribunpekanbaru.com lihat lebih dekat ternyata corak ular ini mirip dengan ular sanca. Namun, panjangya hanya berkisar satu meter dan uniknya pada kepala ular ini terdapat tanduk.

"Ular ini bisanya cukup mematikan dan ular jenis ini taring bisanya terpanjang didunia, bisa sampai 5 centi meter," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Aan Ramdani)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved