Kuantan Singingi

Bantu Warga Terdampak Banjir di Petapahan, Pemuda Batak Kuansing Riau Berikan Sembako

PBK memberikan bantuan Sembako kepada para warga yang terdampak bencana banjir yang merusak pemukiman di Petapahan, Kuansing Riau.

Bantu Warga Terdampak Banjir di Petapahan, Pemuda Batak Kuansing Riau Berikan Sembako
Istimewa
Pemuda Batak Kuansing atau memberikan bantuan Sembako kepada para warga yang terdampak bencana banjir di Petapahan Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing. 

Bantu Warga Terdampak Banjir di Petapahan, Pemuda Batak Kuansing Riau Berikan Sembako

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pemuda Batak Kuansing atau (PBK) memberikan bantuan Sembako kepada para warga yang terdampak bencana banjir yang merusak pemukiman di Petapahan Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing.

Bantuan Sembako langsung di serahkan oleh ketua umum PBK Hardianto Manik bersama Sekretaris, Jan Butarbutar dan semua keluarga besar PBK se kuansing pada hari Minggu (3/3/2019) lalu.

"Kami sangat bersedih dan kami hadir untuk jiwa sosial pemuda, semoga bantuan kami bisa bermanfaat bagi saudara kita semua," ujar Hardianto kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Lokasi Ini Sering Jadi Tempat Pacaran Malam Minggu, Polres Rohul Riau Ingatkan Remaja dan Ortu

Pemberian sembako tersebut langsung disambut baik oleh perwakilan Desa Petapahan.

"Motto kami adalah Pemuda Batak Kuansing bersatu ikut serta membangun nagori maju, bagaimana kami harus bisa memberikan kontribusi untuk Kabupaten Kuansing, besar harapan kami agar warga yang terkena bencana dapat selalu tabah dan kuat," tambah Hardianto.

Diberitakan sebelumnya, ratusan Rumah di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Sengingi Provinsi Riau dihantam banjir pada Hari Rabu (27/2/2019) lalu akibat Sungai Petapahan yang meluap.

Baca: Wah, Game Lokal Bertema Horor, Jurit Malam Jadi Game Berbayar Teratas di Google Play Store

Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak dinihari tadi, dilaporkan ada belasan rumah yang roboh dan ikut terbawa arus banjir.

Akibat banjir tersebut, saat itu terpaksa aktivitas belajar mengajar pun diliburkan. Misalnya saja di SMA N 1 Gunung Toar. Dimana ketinggian air diperkirakan mencapai 1 meter. (Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: TheoRizky
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved