Viral di Medsos

Pernikahan ABG 14 Tahun dan 16 Tahun Viral, Diam-diam Pacaran hingga Pernah Kabur Berdua Seminggu

Keduanya sempat meninggalkan rumah (berupaya kawin lari) dan menghilang selama delapan hari atau sepekan.

Pernikahan ABG 14 Tahun dan 16 Tahun Viral, Diam-diam Pacaran hingga Pernah Kabur Berdua Seminggu
Dok keluarga
Viral, pernikahan anak di bawah umur di Parepare, Sulawesi Selatan. 

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondany mengatakan mmbina keluarga dibutuhkan kematangan emosional.

Sehingga, kebanyakan KDRT terjadi karena membina rumah tangga di usia muda yang belum matang dalam berpikir dan bertindak.

"Menikah mudah termasuk faktor KDRT, karena mereka belum dewasa secara psikis. Emosi tidak terkendali," kata Kombes Pol Dicky Sondani, Minggu (27/01/2019).

Faktor ekonomi dan media sosial katanya juga mempengaruhi terjadinya KDRT.

Media sosial kalau disalahgunakan dapat memicu perselingkuhan yang berujung pada tindakan KDRT.

"Penyebabnya yang pertama masalah ekonomi, media sosial termasuk juga karena kalau sering chat bisa," ujarnya.

Menurut Kombes Pol Dicky Sondany, bentuk KRDT yang biasanya banyak ditangani Polda yakni kekerasan secara fisik dan ada juga bentuk penelantaran.

"Bila dilihat dari kronologis, ada karena spontan, berawal dari cekcok suami istri, lalu terjadi tindak kekerasan," ujarnya.

Untuk proses penanangan KDRT, kata Kombes Pol Dicky Sondany, melalui proses pidana, tetapi kebanyakan diselesaikan hingga proses pidana.

Untuk menekannya, menurut Kombes Pol Dicky Sondany, bisa lewat sosialisasi dan memperkuat kerohanian masyarakat, kerjasama pihak-pihak terkait sangat dibutuhkan untuk menekan kasus KDRT.

Tak lupa, peran keagamaan untuk tetap membangun iman dan kerohanian.

"Tetap kembali rumah tangga itu. Kedua belapihak silaturahmi digunakan untuk mengontrol masih masing pribadi," ujar Kombes Pol Dicky Sondany.(*) 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Nikah di Bawah Umur, Pasangan Asnur dan Diva Juga Terpaksa Putus Sekolah,

Editor: Sesri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved