Suami Bunuh Istri karena Menolak Berhubungan Intim, Anaknya Berusia 40 Hari Ikut Tewas

suami di Cilegon, Banten, AR (40) tega menghabisi nyawa istri, Anis, dan anaknya yang masih berusia 40 hari, hanya karena ditolak berhubungan intim

Suami Bunuh Istri karena Menolak Berhubungan Intim, Anaknya Berusia 40 Hari Ikut Tewas
Tribun Video
AP (25), perempuan muda yang menolak berhubungan badan dengan suaminya karena baru melahirkan anaknya. 

Suami Bunuh Istri karena Menolak Berhubungan Intim, Anaknya Berusia 40 Hari Ikut Tewas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang suami di Cilegon, Banten, AR (40) tega menghabisi nyawa istri, Anis, dan anaknya yang masih berusia 40 hari, hanya karena ditolak berhubungan intim oleh sang istri.

Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Senin (4/3/2019).

Dikutip dari channel YouTube Kompas.TV dan Inews TV, Selasa (5/3/2019), kejadian pembunuhan tersebut terjadi setelah keduanya terlibat cekcok hebat pada tengah malam.

AR yang saat itu berada di dalam kamar bersama dengan bayi dan istrinya, mengajak sang istri berhubungan badan, namun ditolak oleh istri itu.

AR kemudian marah dan kalap mata membunuh sang istrinya menggunakan tangan kosong.

Menurut keterangan dari Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana, pelaku mengaku khilaf membunuh sang istri lantaran terlanjur emosi.

"Setelah mendapatkan laporan kita langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kita sudah langsung menemukan tersangka," kata AKP Dadi  Selasa (5/3/2019).

Baca: Ria Ricis Bongkar Alasan Cut Meyriska Jatuh Hati pada Sosok Roger Danuarta: Bikin Baper. . .

Baca: Wah, Game Lokal Bertema Horor, Jurit Malam Jadi Game Berbayar Teratas di Google Play Store

Baca: Info Terbaru CPNS 2019 - 2 Provinsi Ini Buka Penerimaan CPNS, Pengumuman Dibuka Hingga 22 Maret

Baca: Live Streaming Liga Champions Malam Ini: Real Madrid Vs Ajax, Dortmund Vs Tottenham

Jasad bayi yang masih berusia 40 hari dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi (Akun YouTube Kompas TV)
Jasad bayi yang masih berusia 40 hari dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi (Akun YouTube Kompas TV) (YouTube/Kompas.TV)

"Tersangka langsung mengakui, karena khilaf," tambahnya.

Ditangkap oleh kepolisian di rumahnya, AR saat ini sudah langsung mendekam di balik jeruji besi.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved