Pekanbaru

Hore, Single Salary Untuk Dua Bulan Bagi ASN Pemko Pekanbaru Cair Maret Ini

Walikota Pekanbaru sempat memberi arahan bahwa penyerahan single salary bakal dilakukan pada pertengahan bulan ini. Proses pencairan dilakukan sebelum

Hore, Single Salary Untuk Dua Bulan Bagi ASN Pemko Pekanbaru Cair Maret Ini
ist
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah mengajukan pencairan single salary atau gaji tunggal ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Saat ini masih ada dua OPD belum mengajukan pencairan.

"Saat ini tinggal dua OPD lagi yang belum mengajukan. Kami masih menanti," terang Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Syoffaizal kepada Tribun, Rabu (6/3/2019).

Menurutnya, Walikota Pekanbaru sempat memberi arahan bahwa penyerahan single salary bakal dilakukan pada pertengahan bulan ini. Proses pencairan dilakukan sebelum penyerahan.

Single salary ini untuk dua bulan pertama tahun 2019 yakni Januari dan Februari.

"Wako berkeinginan bisa diserahkan pada tanggal 15 Marer ini. Maka sebelumnya sudah ada pengajuan dari setiap OPD," tuturnya.

Baca: Terancam Tidak Dapat Single Salary, Belasan Guru Datangi DPRD Pekanbaru

Baca: Soal Single Salary ASN Pemprov Riau, BPKAD: Kalau Kerja Selesai Kita Bayar

Jumlah penerima tunjangan kinerja nyaris mencapai 8000 ASN di lingkungan pemerintah kota. Besaran tunjangan kinerja dalam satu bulan berkisar Rp 29,5 Miliar.

Anggaran ini mencakup pembayaran tunjangan kinerja di seluruh OPD.

Ada sejumlah proses jelang pencairan tunjangan kinerja. Setiap OPD di lingkungan pemerintah kota bakal menyampaikan lebih dahulu rekap absen. Data ini untuk memastikan absensi para ASN di masing-masing OPD.

Setiap OPD menyampaikan data tersebut ke Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru. Mereka nantinya melakukan verifikasi terhadap absen tersebut.

Setelah itu menyiapkan pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Surat Perintah Membayar (SPM).

Surat tersebut harus dilengkapi dengan dokumen absensi telah diverifikasi.

Baca: VIDEO: Diduga Sejumlah Kepala OPD Tidak Paham Single Salary, Ini Kata Sekda

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Dokumen tersebut juga harus dilengkapi amprah Tambahan Penghasilan Pegawai masing-masing OPD," ulasnya.(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved