Berita Riau
Lebih 300 Desa di Riau Masih Kekurangan Pengawas TPS
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah melakukan perekrutan terhadap petugas Pegawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ariestia
Lebih 300 Desa di Riau Masih Kekurangan Pengawas TPS
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah melakukan perekrutan terhadap petugas Pegawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Namun masih ada 300 lebih Desa di Riau yang kekurangan kuota pengawas yang mendaftar.
Untuk itu panitia pengawas kecamatan tetap melakukan perekrutan lagi bagi yang baru, sembari melakukan konfirmasi kepada pendaftar lainnya yang berlebih kotanya di Desa lain.
Karena selain 300 Desa kekurangan kuota yang daftar, ternyata di Desa lain ada juga pendaftar untuk jadi Pengawas yang membludak, bahkan ada yang jumlah pendaftarnya mencapai lima kali lipat.
Baca: Anak 11 Tahun Dianiaya Pakai Kayu,Sendok Panas, Ditemukan di Kandang Ayam di Tenayan Raya Pekanbaru
Sehingga yang kuota lebih ini diupayakan mengisi ke Desa yang kurang jumlah pendaftarnya. Namun itu semua harus ada konfirmasi dan kesepakatan dengan yang bersangkutan.
Demikian dijelaskan Komisioner Bawaslu Riau Bidang Sumber Daya Manusia Hasan, menurutnya saat sedang dilakukan dua langkah tersebut untuk memenuhi kuota pendaftar pengawas TPS.
"Sebenarnya untuk kuota Provinsi 17.636 orang itu sudah terpenuhi. Namun ada yang berlebih di satu desa namun ada juga yang kurang di desa lain. Sekarang ini masih tetap dilakukan rekruitmen. Karena kelebihan di desa satu banyak keberatan ditempatkan didesa lain, "ujar Hasan kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (6/3).
Untuk pengumuman hasil akhir sebdiri, sampai saat ini belum dilakukan karena Bawaslu RI masih merevisi pedoman agar jangan sampai ada TPS yang tidak punya pengawas nantinya.
"Kalau untuk Kabupaten dan Kota yang masih kurang hanya Dumai. Cuma daerah lain cukup hanya saja tidak semua Desa rata Terisi, namun sebagian Desanya," jelas Hasan.
Baca: VIDEO Jadwal Live Persebaya vs Persib, Streaming dan Siaran Langsung Piala Presiden 2019 di Indosiar
Pihak Bawaslu juga tidak bisa memaksakan petugas Pegawas TPS yang tinggal jauh dari lokasi tempatnya mengawasi, karena khawatir saat pencoblosan nanti ada kendala apalagi honor yang diterima juga tidak didukung dengan akomodasi dan transportasi.
"Namun apakah pendaftar bersedia ditempatkan di Desa lain yang bukan desanya ini sekarang sedang dikonfirmasi. Makanya tetap rekrut sambil konfirmasi apakah berkenan ditempatkan di desa tetangga. Kalau dipaksakan tanpa konfirmasi takutnya tidak datang dan akhirnya repot, "ujar Hasan.
Sebenarnya jika ditotal jumlah pendaftar untuk pengawas TPS di Riau sendiri sangat banyak bahkan yang tidak memenuhi syarat usia batas 25 tahun dan pendidikan SMA ada sebanyak 3000 orang.
"Total pendaftar yang usianya dibawah 25 dan pendidikan dibawah standar mencapai 3000. Sementara secara UU harus usia diatas 25 dan pendidikan minimal SMA, Persoalannya itu," ujarnya.
Baca: SESAAT LAGI, Siaran Langsung & Prediksi PSM Makassar vs Kalteng Putra LIVE di Indosiar!
Sebagaimana diketahui di Riau sendiri butuh petugas Pengawas 17.636 orang yang akan bekerja mengawasi TPS pada hari H pencoblosan, penerimaan pendaftaran ini sebenarnya sudah dibuka sejak 11 Februari lalu dan terus diperpanjang karena masih kekurangan kuota yang mendaftar. (*)
Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/mendaftar-pengawas.jpg)