Kampar

Pohon Jeruk Petani di Kampar DISERANG HAMA JAMUR, Produksi Menurun 50 Persen dan Pohon Jeruk Mati

Pohon jeruk petani di Kuok, Kampar, Riau diserang hama jamur, produksi menurun 50 persen dan pohon jeruk banyak yang mati, petani beralih tanam jambu

Pohon Jeruk Petani di Kampar DISERANG HAMA JAMUR, Produksi Menurun 50 Persen dan Pohon Jeruk Mati
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Pohon Jeruk Petani di Kampar DISERANG HAMA JAMUR, Produksi Menurun 50 Persen dan Pohon Jeruk Mati 

Menurut pria beranak satu ini, tidak perkebunannya saja yang terkena serangan hama, tetapi juga dialami perkebunan jeruk petani lainnya.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Sawahlunto Merantau di Pekanbaru, Bekerja di BUMN, Berbisnis Make Up Artis

Baca: KISAH Cewek Cantik Berdarah Biru atau Bangsawan Asal Riau, Jualan Kue dan Roti

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Duta Lingkungan, Belajar Membuat Pupuk Kompos dari Sampah

Banyak dari petani yang merugi mengkonversi tanaman perkebunannya menjadi perkebunan jambu ataupun lainnya.

Separah itu kondisinya hingga saat ini belum ada dirasakan perhatian dari pemerintah.

Sementara tidak sedikit petani menjadikan berkebun jeruk menjadi penghasilan utama.

Saat ini dari perkebunan jeruknya hanya tersisa batang-batang pohon jeruk yang daunnya sudah berguguran dan batang yang berjamur.

Hal yang sama juga dirasakan seorang petani bernama Hendri di Kecamatan Kuok.

Ia mengaku sudah tidak lagi menanam jeruk karena 100 batang pohon yang ditanamnya mati karena serangan hama jamur.

Hendri mengaku tidak bisa berbuat apa-apa ketika salah satu batang jeruknya diserang hama.

Karena tidak tau mau berbuat apa terhadap serangan hama tersebut, seluruh batang jeruk yang ditanamnya terjangkit hama dan mati sekitar lima bulan yang lalu.

Karena dirinya menggantungkan penghasilan dari menanam dan menjual jeruk selama ini, dirinya memilih untuk mengkonversi tanaman di perkebunannya dari jeruk menjadi menanam jambu.

Halaman
1234
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved