Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Sumatera Kunjungi KPU Riau

Rombongan dari Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Sumatera melakukan kunjungan ke kantor KPU Riau Jumat (8/3/2019).

Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Sumatera Kunjungi KPU Riau
TRIBUN PEKANBARU/NASUHA NASUTION
Ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir memberikan penjelasan kepada perwakilan Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Sumatera yang berkunjung ke Kantor KPU Riau, Jumat (8/3/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Rombongan dari Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Sumatera melakukan kunjungan ke kantor KPU Riau Jumat (8/3/2019).

Kedatangan ibu-ibu ini bertepatan pada peringatan hari perempuan Internasional.

PPSW ini ingin berdiskusi dan kerjasama dengan KPU untuk peningkatan dan pemahaman perempuan mengenai tata cara Pemilu serentak 2019.

Rombongan langsung dipimpin Direktur PPSW Sumatera, Endang Sulfiana didampingi puluhan perempuan lainnya.

Mereka langsung disambut ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir dan beberapa Komisioner lainnya.

"Hari ini KPU Riau, menerima teman teman dari PPSW. Kelompok Perempuan yang serius melakukan pendidikan politik dan pemberdayaan," ujar Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto kepada Tribun Jumat siang.

Agenda ini lanjut Nugroho Noto Susanto bersempena dengan hari perempuan internasional 8 Maret 2019, sehingga momen sosialisasi KPU untuk peningkatan partisipasi pemilih juga semakin meluas.

"Tentunya ini juga bagian dari sosialisasi meningkatkan partisipasi pemilih di Riau," ujarnya.

Sebagaimana diketahui KPU Riau memiliki target yang ditetapkan nasional untuk partisipasi pemilih 77 persen.

Target itu naik jika dibandingkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu sebelumnya, 73 persen.

Untuk mencapai target itu, KPU memiliki beberapa strategi, di antaranya mendekati lambung suara yang rawan menjadi golput di Pemilu yakni suara mahasiswa.

Kemudian sasaran KPU juga kepada ibu-ibu karena biasanya mereka bisa mengajak keluarganya untuk ikut mencoblos pada hari pencoblosan.

"Kami juga melakukan pendekatan kepada komunitas masyarakat dan di KPU Kabupaten Kota kita juga ada Relawan Demokrasi yang bertugas mengajak untuk memilih," ujarnya.

Pihaknya juga di KPU akan kembali melakukan pemetaan, daerah mana saja yang selama ini tingkat partisipasi yang rendah, sehingga bisa dimaksimalkan untuk sosialisasi di daerah tersebut.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved