Berita Riau

Banyak Terjadi Konflik Lahan Warga dengan Perusahaan di Riau, Pemerintah Harus Ukur Ulang Lahan

Caranya dengan melakukan pengukuran kembali HGU atau pun hak milik. Sekarang cek HGU sangat gampang, bisa pakai GPS

Banyak Terjadi Konflik Lahan Warga dengan Perusahaan di Riau, Pemerintah Harus Ukur Ulang Lahan
Istimewa
Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Desa Koto Aman Menggugat (Pekam) melakukan aksi unjuk rasa di Tugu Zapin Pekanbaru Selasa (5/3/2019) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Terkait banyaknya sengketa lahan di Riau antara masyarakat dengan perusahaan saat ini, seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Koto Aman Kampar, dinilai karena kurangnya perhatian pemerintah dalam melakukan pengecekan terhadap lahan yang bersengketa tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Riau, Dr Elviandri S HI M Hum mengatakan, harusnya pemerintah melakukan pengecekan lahan yang bersengketa tersebut Apakah itu bersifat Hak Guna Usaha (HGU) ataupun hak milik.

"Saran saya, pemerintah harus melakukan pengecekan kawasan, HGU perusahaan itu, ataupun yang sifatnya hak milik, liat kembali batas sepadannya, apakah itu sesuai sertifikat atau tidak," kata Elviandri kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (9/3).

Jika hal tersebut tidak dilakukan, menurut Elviandri kejadian seperti itu akan terus terjadi di Riau.

Baca: Polisi Kerahkan Personil Khusus, Jaga Warga Desa Koto Aman yang Tidur di Bawah Flyover Pekanbaru

Baca: DPRD Kampar Riau Minta PT SBAL Kooperatif untuk Menyelesaikan Sengketa Lahan dengan Masyarakat

Apalagi kondisi seperti itu memang sudah cukup banyak terjadi sebelumnya, karena antara lahan masyarakat atau hutan yang digarap oleh masyarakat selalu berdampingan.

"Kalau pemerintah tidak melakukan pengecekan ulang, maka kasus seperti itu akan terus ada di Riau, dan akan tumbuh seperti api dalam sekam," imbuhnya.

Dikatakannya, upaya tersebut sangat netral, dan tidak memihak kepada salah satu pihak yang bersengketa.

"Kita tak bela siapapun, tapi cari titik tengah, kembalikan hak masing-masing, caranya dengan melakukan pengukuran kembali HGU atau pun hak milik. Sekarang cek HGU sangat gampang, bisa pakai GPS," ujarnya.

Dikatakan Elviandri, masyarakat mengklaim karena lahan tersebut bukan mendadak ada saat ini, tapi karena memang sudah ada sebelumnya, jauh sebelum perusahaan datang.

Baca: KONFLIK LAHAN di Riau, Warga Desa Koto Aman Datangi Kantor Gubernur, Ini Kata Syamsuar

Baca: Seorang Ibu Pingsan, Gubernur Riau Syamsuar Pun Lakukan Mediasi dengan Pendemo Warga Desa Koto Aman

"Masyarakat mengklaim karena mereka tahu betul lahan tersebut, bukan tiba-tiba datang saat ini lahan itu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved