Breaking News:

TERUNGKAP Aksi Teror Bom Meledak di Sibolga, Kapolri Tito Sebut Jaringan Lampung & ISIS

Tragedi ledakan bom di Kota Sibolga di Jalan Cendrawasih, Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu (13/3/2019) bikin warga panik.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribunnews.com/Yanuar Nurcholis Majid
Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian menyatakan, pihak kepolisian akan membentuk satgas untuk menangani masalah pengaturan skor (match fixing) di sepakbola Indonesia. 

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja yang coba dikonfirmasi melalui telepon seluler terkait kejadian tersebut, belum bisa memberikan komentar.

"Nanti ya mas, nanti saya kabari. Tolong ya mas," ucap Edwin singkat.

Sampai saat ini, belum ada pihak-pihak yang bisa memberikan keterangan terkait kejadian apa yang telah terjadi di Sibolga tersebut.

Dentuman keras diduga bom kagetkan penduduk di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/03/2019).

Video kepanikan warga diunggah ke akun facebook bernama Devi.

Beberapa personel polisi bersenjata lengkap langsung mendekat ke lokasi ledakan.

Polisi membawa senjata laras panjang, helm dan rompi.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja yang coba dikonfirmasi melalui telepon seluler terkait kejadian tersebut, belum bisa memberikan komentar.

"Nanti ya mas, nanti saya kabari. Tolong ya mas," ucap Edwin singkat.

Sampai saat ini, belum ada pihak-pihak yang bisa memberikan keterangan terkait kejadian apa yang telah terjadi di Sibolga tersebut.

Jokowi dikabarkan akan berkunjung ke Sibolga pada Minggu, 17 Maret 2019.  

Informasi yang beredar, Presiden akan tiba di Sibolga pukul 10.30 WIB.

Sebelum bertolak ke Jakarta, Jokowi dijadwalkan meresmikan Pelabuhan Sibolga dan menghadiri pertemuan dengan tokoh Tapanuli.

Jaringan Lampung dan ISIS

Densus 88 Anti Teror melakukan penggerebekan di salah satu rumah di Kota Sibolga, Sumut, pada Selasa (12/3/2019) siang.

Saat penggerebekan terdengar suara ledakan bom di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi dihimpun, ledakan terjadi dari rumah di Jalan Cendrawasih Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, sekitar pukul 14.30 WIB.

Di hari yang sama, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hadiri acara silaturahmi di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar di Jalan Pelajar Timur nomor 264, Medan, Sumatera Utara.

Selesai acara, Jenderal Pol Tito Karnavian membenarkan bahwa hari ini Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berangkat ke Kota Sibolga untuk melakukan pengembangan dari penangkapan seorang tersangka yang ada di Lampung.

"Di Lampung dua hari yang lalu pada (9/3/2019) ditangkap seorang laki-laki ditemukan bom di dalam rumahnya. Dari interview yang bersangkutan, dia mengaku memiliki kawan di Sibolga. Sehingga Tim Densus 88 berangkat ke Sibolga untuk melakukan penangkapan kawan tersangka," kata Tito, Selasa (12/3/2019) malam.

"Pelaku berhasil ditangkap namun rupanya di rumahnya sudah dipasang bom. Satu di antaranya meledak dan ada satu petugas yang terluka tapi tidak membahayakan," sambungnya.

Setelah pelaku ditangkap, lanjut Tito, tersangka mengatakan ada dua lagi temannya di daerah Sibolga juga dan sudah ditangkap.

Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019). (Istimewa)
Namun di dalam rumah tersangka yang ditangkap pertama di Sibolga, rupanya istrinya tak mau keluar bersama tiga anaknya.

"Ketika anggota akan masuk ke rumahnya diberitahu oleh suaminya bahwa di dalam rumah juga ada bom."

"Anggota saat ini sedang melakukan negosiasi agar istrinya yang cukup radikal dan keras itu untuk keluar dan berdialog bersama anak-anaknya. Sekarang prosesnya sedang dilakukan negosiasi," urai Tito.

"Kita berharap tentunya istrinya ini bisa keluar dan kita bisa selamatkan anaknya dalam keadaan baik-baik."

"Tapi apapun tentunya kita sudah siap dengan resiko kalau terjadi apa-apa dengan yang bersangkutan. Karena menurut suaminya, istrinya ini cukup keras," ungkap Tito.

Polisi berjaga-jaga di sekitar rumah terduga pelaku bom di Sibolga. Lokasi dijaga ketat dan tidak diperkenankan warga untuk mendekat. (Antara Sumut/Jason)
Terkait berasal dari kelompok mana jaringan teroris ini, Tito menuturkan bahwa kelompok ini merupakan kelompok jaringan ISIS.

"Ini kelompok yang berafiliasi mendukung Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Jadi kena paham-paham ISIS. Sebenarnya kelompok ini sudah kita jajaki oleh Tim Densus. Makanya penangkapan duluan di Lampung dan kemudian di Sibolga," terang Tito.

"Dari peta kita memang cuma ada tiga orang yang ada di Sibolga yang merupakan jaringan dari Lampung," jelas orang nomor satu di Mabes Polri tersebut.

Artikel telah tayang di tribun-medan.com dengan judul "UPDATE BOM MELEDAK di Sibolga, 2 Ledakan Gemparkan Warga, Kapolres: Silakan Bubar, Menjauh!" dan "BREAKING NEWS: Detik-detik Ledakan Diduga Bom di Sibolga Bikin Panik Warga, Ini Kata Kapolres" serta "Istri Pelaku Teroris di Sibolga Dikenal Keras, Berafiliasi dengan ISIS, Ini Penjelasan Kapolri Tito"

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved