Indragiri Hulu

Kepala Sekolah Korban Pemukulan Murid di Inhu Riau Minta AD Ujian Didampingi Polisi

Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Bambang Fajrianto berharap siswa pelaku pemukulan terhadap dirinya bisa diberikan efek jera.

Kepala Sekolah Korban Pemukulan Murid di Inhu Riau Minta AD Ujian Didampingi Polisi
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Kepala Sekolah SMA N 2 Rakit Kulim, Bambang Fajrianto saat ditemui Tribuninhu.com di sekolahnya. 

Aksi penyerangan oleh siswa terhadap kepala sekolah itu dibenarkan oleh Kapolsek Kelayang, AKP Rinaldi Situmeang ketika dikonfirmasi Tribuninhu.com, Minggu (17/3/2019).

Rinaldi menjelaskan kronologis aksi kekerasan oleh AD.

"Sekira pukul 08.00 WIB, siswa ini membuat keributan dan ditegur oleh seorang guru," kata Rinaldi.

Baca: Warga Riau yang Belum Terdaftar di DPT dan DPTb Tetap Bisa Milih, Namun Perhatikan Ini

Bahkan AD sempat mengeluarkan kata-kata kasar terhadap gurunya.

Guru tersebut merasa tidak terima dan kemudian mengadu kepada Bambang selaku kepala sekolah.

Saat diperingati oleh Bambang, AD justru balik menyerang dengan mencekik leher kepala sekolah SMA N 2 Rakit Kulim itu.

Siswa tersebut juga memukul Bambang pada wajah serta menendang tubuhnya.

"Bambang mengalami luka dekat leher akibat tergores kuku AD, dan juga luka pada bibir akibat pukulan si AD," kata Rinaldi.

Kejadian itu pun kemudian dilaporkan oleh Bambang kepada pihak Kepolisian Polsek Kelayang.

Baca: Ustaz Abdul Somad Singgung Serangan Teror di Masjid Selandia Baru, Mereka Semua Mati Syahid

Saat melapor, Bambang menerangkan kepada pihak Kepolisian Polsek Kelayang bahwa pihak sekolah sebelumnya melakukan pemanggilan terhadap sejumlah orangtua siswa perihal sikap dan perilaku anak-anak mereka.

Halaman
123
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved