Indragiri Hulu

Kepala Sekolah Korban Pemukulan Murid di Inhu Riau Minta AD Ujian Didampingi Polisi

Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Bambang Fajrianto berharap siswa pelaku pemukulan terhadap dirinya bisa diberikan efek jera.

Kepala Sekolah Korban Pemukulan Murid di Inhu Riau Minta AD Ujian Didampingi Polisi
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Kepala Sekolah SMA N 2 Rakit Kulim, Bambang Fajrianto saat ditemui Tribuninhu.com di sekolahnya. 

"Sejumlah anak yang dipanggil orangtuanya datang ke sekolah, namun pas hari itu siswa tersebut gak hadir," katanya.

Keterangan sejumlah saksi yang diperiksa oleh Polisi mengungkapkan kenakalan yang sering dilakukan oleh AD.

"Memang AD sudah sering berbuat kenakalan dan sudah berulang kali membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Rinaldi.

Setelah menerima laporan itu, Polisi juga meminta keterangan AD. Kepada Polisi AD mengaku kurang senang karena pihak sekolah memanggil orangtuanya.

Baca: Udah Murah dan Pakai Snapdragon 845, Pocophone F1 Bakal Buat Hape Baru Lagi dengan Snapdragon 660

Rinaldi berkata kasus ini saat ini sudah masuk ke dalam penyelidikan.

Polisi juga sudah meminta bukti visum dari Puskesmas.

Meski begitu, pihak keluarga terlapor meminta agar kasus ini bisa diselesaikan melalui mediasi.

Sementara itu, AD tidak ditahan karena pertimbangan saat ini masih dalam masa ujian sekolah (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved