Latih IKM Tingkatkan Kualitas Produk, Kemenperin Gelar Bimtek di Pekanbaru

Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian menggelar Bimtek Wirausaha Baru di Hotel Pangeran Pekanbaru, 16-20 Maret 2019.

Latih IKM Tingkatkan Kualitas Produk, Kemenperin Gelar Bimtek di Pekanbaru
tribun pekanbaru
TANDA PESERTA - Anggota Komisi VI DPR RI Idris Laena memasangkan tanda peseta Bimtek Wirausaha Baru Kemenperin di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (17/3/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI menggelar Bimtek Wirausaha Baru di Hotel Pangeran Pekanbaru, 16-20 Maret 2019.

Kegiatan tersebut diikuti peserta IKM yang bergerak sektor batik, perbengkelan las dan bengkel roda dua dari seluruh Provinsi Riau.

"Kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan wira usaha baru di Indonesia. Pelaku IKM dilatih untuk meningkatkan daya saing melalui peningkatan teknologi, kualitas produk, perluasan pasar dan kemitraan," ujar Direktur Industri Kecil dan Menengah LMEA Kementerian Perindustrian RI, Endang Suwartini ketika memberikan sambutan dalam kegiatan itu, Senin (17/3/2019).

Dia melanjutkan, usai mendapatkan bimbingan dari instruktur, bagi IKM Perbengkelan las diharapkan dapat mematuhi SOP kerja.

Kemudian memperhatikan layout tempat bekerja dan memegang kejujuran sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

"Sementara bagi IKM batik diharapkan dapat mengembangkan motif budaya lokal dan melakukan diversifikasi produk seperti dalam penggunaan zat pewarna alam," tutur Endang.

Pada pembukaan kegiatan dihadiri Anggota DPR RI Komisi VI Ir HM Idris Laena.

Idris Laena dalam sambutannya memotivasi peserta pelatihan IKM agar memanfaatkan setiap peluang yang ada. Termasuk pelatihan dari Kementerian Perindustrian RI.

"Hal terpenting untuk meraih kesuksesan adalah tekad kuat untuk memulai. Tidak ada jaminan orang pintar akan sukses. Intinya adalah mau untuk memulai," ujar anggota dewan asal Pulau Kijang, Inhil ini.

Dia mengatakan, dahulu untuk menjadi orang kaya harus memiliki modal besar.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir, orang kaya justru muncul bukan karena banyak modal. Bahkan orang terkaya dunia membangun usahanya tanpa modal. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved