Renang Riau Targetkan 14 Medali Emas di Porwil

PRSI Riau menyiapkan 12 atlet renang untuk tampil di Porwil Sumatra. Di ajang itu, PRSI Riau menargetkan meraih 14 medali emas.

Renang Riau Targetkan 14 Medali Emas di Porwil
antara
Perenang putri Riau, Vannessae Evato

tribunpekanbaru.com - Cabang olahraga (cabor) renang merupakan cabor penyumbang medali emas terbanyak bagi Riau pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2015 lalu di Bangka Belitung. Karena itu, pada Porwil 2019 di Bengkulu, PRSI Riau kembali menargetkan menyumbang medali emas terbanyak untuk Riau.

"Kita menargetkan di Porwil 2019 nanti atlet kita bisa meraih dan membawa pulang 14 medali emas," ujar Wakil Ketua Pengprov PRSI Riau, Deni Ermanto kepada Tribun, Selasa (19/3).

Memang untuk mencapai target itu, diakui Deni cukup berat. Apalagi beberapa atlet putra yang meraih emas saat di Babel lalu, sudah tidak tampil lagi. "Tapi kita akan tetap berusaha dan kita akan menjaring atlet dari berbagai kabupaten/kota," katanya.

Sebanyak 14 emas yang ditargetkan itu masih besar peluangnya diraih oleh dua atlet putri andalan Riau, yaitu Azzahra dan Vanesa. Selain itu, medali emas juga berpeluang diraih dua atlet putra yakni Faisal dan Dimas.

Bahkan tidak tertutup kemungkinan medali emas juga diraih atlet lainnya, karena pada Porwil 2019 di Bengkulu nanti, PRSI rencananya akan membawa 12 atlet.

"Ke-12 atlet yang kita bawa itu adalah hasil selekprov yang akan kita lakukan pada akhir bulan April mendatang," papar Deni.

Selain itu, PRSI Riau juga akan mengirim tiga tambahan atlet untuk berlatih bersama pelatih renang Riau yang juga pelatih renang Indonesia, David Armandoni. Latihan ini dilakukan di Bali bersama tim renang Indonesia, termasuk dua perenang putri andalan Riau, Azzahra dan Vanesa.

Deni lalu mengimbau seluruh atlet yang diundang mengikuti selekprov untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sebab atlet yang akan diambil untuk mengikuti Porwil nanti adalah atlet yang berhasil mencapai limit waktu PON, atau menghampiri limit waktu terbaik yang dibuat Vanessa dan Azzahra.

"Jadi yang catatan waktunya jauh di bawah itu tentunya akan degradasi," tutur Deni. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved