KPU Riau Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Tambahan Tahap II. Belasan Ribu Warga Riau Pindah Memilih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau sudah melakukan pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) tahap dua Rabu (20/3/2019) malam.

KPU Riau Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Tambahan Tahap II. Belasan Ribu Warga Riau Pindah Memilih
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah seniman mengikuti lomba mural di Gedung Olahraga Bukit Senapelan Pekanbaru Minggu (17/3/2019). Kompetisi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau tersebut merupakan bagian dari sosialisasi KPU untuk sukseskan Pemilu 2019. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau sudah melakukan pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) tahap dua Rabu (20/3/2019) malam.

Dalam pleno tersebut ditetapkan pemilih Pindahan baik yang masuk ke Riau maupun keluar dari Riau.

Rapat pleno ini langsung dihadiri Ketua KPU Riau Ilham Yasir dan seluruh Komisioner KPU dan Bawaslu serta perwakilan partai politik dan pemerintah.

Berdasarkan data dalam pleno tersebut jumlah Pemilih masuk ke Riau dan antar Kabupaten dan Kota mencapai 15.243 Pemilih dengan rincian pemilih masuk yang mengurus di daerah asal 5.908 dan pemilih yang mengurus di daerah tujuan 9.335 orang.

Sementara itu, jumlah pemilih keluar lebih banyak dengan jumlah Pemilih keluar Provinsi Riau dan keluar antara Kabupaten dan Kota mencapai 16.973 pemilih.

Dengan rincian pemilih yang mengurus di daerah asal 10.034, kemudian pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan 6.939 orang.

"Kebanyakan itu pemilih yang masuk dari Pulau Jawa ke Riau," ujar Komisioner KPU Riau Divisi Data, Abdul Rahman kepada Tribun Kamis (21/3/2019).

Menurut Abdul Rahman, pemilih paling dominan itu adalah pindah memilih karena bekerja di Riau, terutama pekerja yang bergerak di bidang swasta.

"Ada juga yang bekerja sebagai Pegawai seperti instansi vertikal Pemerintah pusat di Riau,' rincinya.

Dari kalangan mahasiswa, diakui Abdul Rahman jumlah pindah memilih cukup banyak, terutama di Kota Pekanbaru, karena banyak mahasiswa dari Kabupaten dan Kota yang belajar di Kota Pekanbaru.

"Kalau Mahasiswa yang banyak itu di Pekanbaru, jumlahnya cukup banyak juga yang urus pindah," ungkapnya.

Pemilih yang melakukan pindah milih tidak berhak untuk ikut mencoblos semua, tergantung perpindahan daerahnya.

Misalnya jika pemilih pindah memilih dari Kecamatan yang satu je kecamatan yang lain masih dalam satu Kabupaten dan Kota maka bisa berhak mengikuti semuanya apalagi perpindahan kecamatan masih satu Dapil untuk DPRD Kabupaten dan Kota.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved