Berita Riau

Alat Pemantau TMA Gambut Riau Menunjukkan Status Bahaya, BRG Gelar Operasi Pembasahan Cepat

Kebakaran lahan khususnya gambut di Provinsi Riau pada 2019 ini, terbilang cukup mengkhawatirkan.

Alat Pemantau TMA Gambut Riau Menunjukkan Status Bahaya, BRG Gelar Operasi Pembasahan Cepat
Humas BNPB
Petugas BPBD sedang berupaya melakukan pemandam kebakaran hutan dan lahan 

Alat Pemantau TMA Gambut Riau Menunjukkan Status Bahaya, BRG Gelar Operasi Pembasahan Cepat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran lahan khususnya gambut di Provinsi Riau pada 2019 ini, terbilang cukup mengkhawatirkan.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Air Lahan Gambut atau SIPALAGA dari Badan Restorasi Gambut (BRG), potensi kebakaran gambut di Riau bisa dikatakan tinggi, dengan banyaknya indikasi Titik Muka Air (TMA) yang rendah.

BRG telah memasang 47 alat pemantau TMA di Provinsi Riau yang dapat dipantau secare realtime, melalui situs SIPALAG

Baca: 12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Hutan di Riau

Data pada tanggal 22 Maret 2019 menunjukkan, 46 alat memunculkan status bahaya dan 1 alat memunculkan status siaga.

Merespon hal tersebut, BRG pun segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Riau.

Khususnya dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau dan Tim Restorasi Gambut Daerah, dalam rangka meningkatkan upaya pembasahan lahan agar lahan gambut tetap basah dan api tidak meluas ke titik lainnya.

Untuk mempertahankan tinggi muka air di lahan gambut, BRG melakukan upaya rewetting atau pembasahan lahan yang berfokus pada Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG) berupa pembangunan sumur bor, pembuatan sekat kanal, maupun penimbunan sekat kanal.

Pembangunan sumur bor diutamakan pada daerah-daerah di dekat pemukiman masyarakat.

Area-area yang diintervensi langsung oleh BRG adalah area non konsesi terutama yang pernah mengalami kebakaran di tahun 2015 atau sebelumnya.

Baca: VIDEO: Live Streaming Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Grup 6 Top 21, Live Indosiar Selasa Malam Ini!

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved