Pekanbaru

Kelanjutan Kasus Siswa Magang Tewas Akibat Lift Barang Jatuh, GM Hotel Dipanggil Polsek Bukit Raya

Penyidik dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya mengagendakan pemeriksaan terhadap General Manager Hotel

Kelanjutan Kasus Siswa Magang Tewas Akibat Lift Barang Jatuh, GM Hotel Dipanggil Polsek Bukit Raya
Viralthread
Pintu Lift 

Kelanjutan Kasus Siswa Magang Tewas Akibat Lift Barang Jatuh, GM Hotel Dipanggil Polsek Bukit Raya

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Proses penyelidikan kasus tewasnya siswa magang salah satu SMK di Pekanbaru bernama Mario S Mandala Putra, yang menjadi korban lift barang yang jatuh di Hotel Royal Asnof Pekanbaru, masih terus bergulir.

Penyidik dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya mengagendakan pemeriksaan terhadap General Manager Hotel Royal Asnof, Mawardi, Rabu (27/3/2019) siang ini.

Dia akan dimintai keterangannya terkait kasus yang menimbulkan korban jiwa yang terjadi di hotel tersebut.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan, belum ada tersangka. General Manager Hotel rencana kita periksa hari ini," kata Kapolsek Bukit Raya, Kompol Pribadi saat dikonfirmasi.

Baca: Lift Barang Hotel di Pekanbaru Amblas, Satu Orang Siswa Magang SMK Tewas

Lanjut Pribadi, sebelumnya tiga orang dari pihak hotel sudah memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

"Saksi 3 orang, diantaranya dari pihak hotel yakni HRD, karyawan dan saksi di TKP," ujarnya.

Pribadi menyatakan, sampai saat ini total sudah ada 5 orang saksi yang dimintai keterangannya, terkait tewasnya Mario dalam peristiwa lift barang hotel yang amblas pada 9 Maret lalu.

"Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab tewasnya Mario. Apakah terdapat unsur kelalaian atau murni kecelakaan kerja," tutur Kapolsek.

Untuk diketahui, insiden ini terjadi saat korban sedang membawa barang dari lantai empat hotel, yang tiba-tiba jatuh.

Baca: Kenapa Menguap tapi Tidak Mengantuk? Barangkali Ini Penyebabnya

Korban adalah siswa SMK yang sedang magang di hotel tersebut.

Korban meninggal setelah sempat menjalani penanganan medis intensif di rumah sakit.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved