Pekanbaru

LIVE STREAMING: Warga Mulai Datangi Kembali KPU Pekanbaru Urus Pindah Memilih

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru Anton Marciyanto mengatakan sejak Jumat pelayanan pindah memilih dibuka kembali

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perpanjang waktu proses pengurusan pindah memilih menjadi -7 hari jelang hari pencoblosan.

Sejumlah warga mulai kembali datangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pengurusan pindah memilih.

Minggu (31/3/2019) seorang warga Leo datangi KPU Kota Pekanbaru untuk mengurus pindah memilih dari Rokan Hilir ke Pekanbaru.

Karena saat pencoblosan dirinya tidak bisa berada di lokasi daerah domisili Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya, karena sedang bekerja di Pekanbaru.

"Dapat berita bisa lagi ngurus makanya datang ke KPU untuk mengurus pindah memilih, "ujar Leo bercerita kepada Tribunpekanbaru.com Minggu.

Selain Leo warga lainnya Taufik juga ditemui TribunPekanbaru.com di kantor KPU Kota Pekanbaru, sama halnya dengan Leo, Taufik juga mengurus pindah memilih dari Kabupaten di Riau ke Kota Pekanbaru.

Baca: Warga Kembali Urus Pindah Memilih di Kantor KPU Pekanbaru Pasca Putusan MK

Baca: Gaet Pemilih Pemula, KPU Gelar Lomba Jingle KPU dan Stand-up Komedi

Baca: KPU Pelalawan Riau Kembali Buka Layanan Pindah Memilih

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru Anton Marciyanto mengatakan sejak Jumat (29/3/2019) memang pelayanan sudah dibuka kembali untuk pindah memilih di KPU.

"Sudah banyak juga yang datang untuk urus pindah memilih ke KPU, "ujar Anton Marciyanto kepada Tribun.

Namun bedanya putusan MK tersebut hanya empat kriteria yang dilayani untuk pindah memilih, pemilih karena kondisi tidak terduga di luar kemampuan dan kemauan pemilih karena sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan, serta karena menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

"Jadi tidak sama dengan yang awal, kalau yang awal ada 9 kriteria, termasuk Mahasiswa, kalau putusan MK ini saya rasa Mahasiswa tidak masuk, "ujar Anton.

Namun demikian lanjut Anton Marciyanto pihaknya nanti akan menerima edaran dari KPU RI untuk tekhnis pelaksanaan pengurusan pindah memilih tersebut.

" Nanti kami akan ada edaran dan itu jadi patokan, namun sekarang kami juga sudah mulai buka layanan sebagaimana intruksi KPU, "ujarnya.

Sebagaimana diketahui layanan ini sendiri akan dibuka hingga -7 pencoblosan. (*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved