Riau

Festival Jung Titis di Pulau Merbau Kepulauan Meranti Riau Resmi Ditutup

Festival Jung Titis di Pantai Beting Beras, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti resmi ditutup Selasa

Festival Jung Titis di Pulau Merbau Kepulauan Meranti Riau Resmi Ditutup
Istimewa
Festival Jung Titis di Pulau Merbau Selasa (2/4/2019). 

Festival Jung Titis di Pulau Merbau Kepulauan Meranti Riau Resmi Ditutup

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Festival Jung Titis di Pantai Beting Beras, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti resmi ditutup Selasa (2/4/2019). Pergelaran event tersebut ditutup langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Tengku Arifin.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari Kepulauan Meranti, Tanjung Balai Karimun, Pelalawan dan Bengkalis.

Ada tiga kelas yang dipertandingkan dalam event ini yaitu kelas jung panjang, sedang dan kelas jung pendek.

Pemenang sendiri didominasi dari peserta luar daerah Kepulauan Meranti.

Baca: Sempat Dinyatakan Tersesat di Kawasan TNBT Riau, 12 Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Akhirnya Ditemukan

Untuk kelas jung panjang, juara 1, 2, dan 3 diraih oleh peserta dari Bengkalis, juara 4 diraih peserta dari Karimun, juara 5 kembali diraih oleh peserta dari Bengkalis, dan peringkat ke 6 diraih oleh tim dari tuan rumah, Kepulauan Meranti.

Untuk kelas jung sedang, juara 1 dan 2 diraih oleh peserta dari Pelalawan, juara 3, 4 dan 5 diraih peserta dari Bengkalis, dan peringkat terakhir diraih dari Kepulauan Meranti.

Festival Jung Titis di Pulau Merbau Selasa (2/4/2019).
Festival Jung Titis di Pulau Merbau Selasa (2/4/2019). (Istimewa)

Untuk kelas jung pendek juara 1 diraih oleh peserta dari Pelalawan, juara 2, 3, 4 dan 5 diraih peserta dari Bengkalis dan peringkat ke 6 diraih oleh peserta dari Kepulauan Meranti.

Dalam sambutannya, Tengku Arifin mengatakan kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan terselenggara dengan baik.

"Alhamdulillah acara berjalan lancar, walaupun mungkin masih ada kekurangan, karena ini perdana di kabupaten Kepulauan Meranti dalam menyelenggarakan event ini, semoga tahun depan berjalan lancar dan lebih baik lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain membangkitkan permainan tradisional masyarakat yang khawatirkan punah, event ini juga diharapkan bisa menjalin silaturahmi antar para pengemar.

"Diharapkan kita merajut tali silaturrahmi dengan adanya event ini. Apalagi ini berbeda propinsi antara Riau dan Kepulauan Riau," kata Tengku Arifin.

Baca: Emrizal Pakis Sudah Teken SK Atlet Riau dan Pelatih Penerima Uang Pembinaan Khusus Atlet

"Kedepannya, event ini akan kita kemas sebaik- baiknya, sehingga diharapkan masuk kedalam kalender event ditingkat Provinsi Riau. Tahun depan kita gabungkan dengan permainan layang - layang hias, dan kita harapkan semakin banyak peserta yang datang dari luar negeri seperti Malaysia. Selamat buat para juara, semoga permainan rakyat ini semakin berkembang," kata Tengku Arifin lagi. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved