Kampar

Lebih Cepat Keringkan Gabah Pakai Vertical Dryer, Petani di Desa Pulau Bodi Dapat Alat Pertanian

Fasilitas vertical dryer berfungsi membantu para petani dalam mengeringkan gabah hasil tanam mereka lebih cepat.

Lebih Cepat Keringkan Gabah Pakai Vertical Dryer, Petani di Desa Pulau Bodi Dapat Alat Pertanian
Istimewa
Perkuat sektor pertanian, pemerintah Kabupaten Kampar serahkan bantuan pengadaan teknologi Vertical Dryer Padi dan Power Thresher yang berasal dari bantuan pemerintah pusat untuk dimanfaatkan para kelompok tani di Desa Pulau Bodi Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Perkuat sektor pertanian, Pemkab Kampar menyerahkan bantuan pengadaan teknologi vertical dryer padi dan power thresher yang berasal dari bantuan pemerintah pusat untuk dimanfaatkan para kelompok tani di Desa Pulau Bodi, Kecamatan Bangkinang.

Bantuan ini diberikan dalam rangka meningkatkan jumlah dan kualitas produksi petani padi.

Fasilitas vertical dryer berfungsi membantu para petani dalam mengeringkan gabah hasil tanam mereka lebih cepat.

Sedangkan power threser berguna membantu petani merontokkan padi menjadi gabah.

Dengan ini proses produksi sampai penjualan bisa dilakukan lebih cepat oleh petani.

Bantuan ini diberikan pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, Henry Dunan, Rabu (3/4) mengatakan, Kampar saat ini baru mampu menyediakan 80.000 ton padi, dari kebutuhan saat ini 120.000 ton, artinya masih defisit 40.000 ton.

Defisit tahun ini lebih dikarenakan 1.500 hektare lahan terendam banjir dan menyebabkan kehilangan potensi 9.000 ton padi pada momen akhir dan awal tahun kemarin.

Dengan bantuan yang diberikan diharapkan mampu mempercepat proses produksi sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah produksi.

“Mesin ini merupakan milik seluruh kelompok yang merupakan bantuan pusat dan diserahkan ke Kabupaten Kampar," katanya.

Ia mengatakan saat ini dapat digunakan oleh seluruh kelompok tani yang pengelolaannya dioptimalkan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), bantuan ini untuk mengatasi persoalan yang ada selama ini.

Sekda Kampar, Yusri mengatakan saat ini ekonomi yang tahan terhadap moneter adalah pertanian, minimal dari hasil pertanian diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga.

“Pertanian ini harus kita perkuat jangan sampai kita tinggalkan. Justru harus kita tingkatkan dengan menambah varietas tambahan seperti terong, sayur yang nantinya dapat menambah penghasilan petani," ungkapnya.

Ia menyampaikan saat ini semuanya dipermudah menanam ada mesin tanam, sudah menuai ada hand tractor, sudah panen sekarang ada mesin dryer, tinggal kemauan untuk bertani. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved