Kampar

Petani di Desa Pulau Bodi Kampar Riau Dapat Bantuan Vertical Dryer Padi dan Power Threser

Fasilitas Vertical Dryer yang diberikan berfungsi membantu para petani dalam mengeringkan gabah hasil tanam mereka lebih cepat.

Istimewa
Perkuat sektor pertanian, pemerintah Kabupaten Kampar serahkan bantuan pengadaan teknologi Vertical Dryer Padi dan Power Thresher yang berasal dari bantuan pemerintah pusat untuk dimanfaatkan para kelompok tani di Desa Pulau Bodi Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar. 

“Mesin ini merupakan milik seluruh kelompok yang merupakan bantuan pusat dan diserahkan ke kabupaten Kampar," katanya.

Ia mengatakan saat ini dapat digunakan oleh seluruh kelompok tani yang pengelolaan nya dioptimalkan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), bantuan ini untuk mengatasi persoalan yang ada selama ini.

Baca: KRONOLOGI Penemuan 12 Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Setelah 20 Jam Tersesat di Hutan TNBT Riau

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri mengatakan saat ini ekonomi yang tahan terhadap moneter adalah pertanian, minimal dari hasil pertanian diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga.

Inilah yang dikategorikan ekonomi mapan, untuk itu perlu di tingkatkan pertanian.

“Pertanian ini harus kita perkuat jangan sampai kita tinggalkan, justru harus kita tingkatkan dengan menambah varietas tambahan seperti terong, sayur yang nantinya dapat menambah penghasilan petani," ungkapnya.

Ia menyampaikan saat ini semuanya dipermudah menanam ada mesin tanam, sudah menuai ada hand traktor, sudah panen sekarang ada mesin dryer, tinggal kemauan untuk bertani.

“Pemerintah Daerah mendorong masyarakat pertanian, kembali kita bertani tanpa harus khawatir, jangan malu kita bertani tapi justru harus bangga karena saat ini semakin langka, namun dengan teknologi canggih saat ini bertani merupakan prospek yang baik," ungkapnya.

Baca: 6 Tahanan Diduga Nyabu di Sel PN Pekanbaru, Petugas Curiga Lihat Asap Mengepul di Kamar Mandi

Yusri mendorong Kepala Dinas Pertanian dapat menambah jumlah dryer ini di beberapa titik pertanian yang strategis dan akan dianggarkan kedepannya untuk delapan kelompok tani agar mencapai Swasembada pangan melalui sistem sharing budget.

“Pertanian merupakan sektor yang diharapkan pemerintah dan mendapatkan perhatian khusus karena saat ini semua lahan di Riau habis untuk sawit, untuk itulah pemerintah harus berfikir kedepan," katanya.

Ia mengingatkan untuk jaga inventaris masing-masing kelompok jangan dirusak, sama sama kita jaga, olinya dilihat diservis dan dirawat jangan saling menyalahkan, siapapun bisa menggunakan. (*)

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved