Kampar

Jalan Petapahan-Bangkinang Rusak Berat, Jarak Tempuh Lebih Lama 2 Jam

Waktu tempuh perjalanan menuju Kota Bangkinang jadi semakin lama dari Kecamatan Tapung karena kondisi jalan yang rusak.

Jalan Petapahan-Bangkinang Rusak Berat, Jarak Tempuh Lebih Lama 2 Jam
Istimewa
Jalan lintas Petapahan-Bangkinang banyak yang rusak membuat waktu tempuh jadi lama. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Waktu tempuh perjalanan menuju Kota Bangkinang jadi semakin lama dari Kecamatan Tapung karena kondisi jalan yang rusak.

Berkilo-kilometer kerusakan jalan terjadi di jalan lintas Petapahan - Bangkinang.

Tak hanya lubang-lubang kecil saja, ada juga lubang besar yang terbentuk di ruas jalan ini.

Jika tidak berhati-hati melewatinya kendaraan dengan muatan besar bisa terbalik karenanya.

Sopir mobil angkutan barang, Putra yang diwawancarai Tribun, Kamis (4/4/2019) mengatakan karena jalan yang rusak waktu tempuh biasanya bertambah jadi 2 jam lebih.

Waktu tempuh jadi lama karena kendaraan terpaksa berjalan pelan melewati banyaknya lubang di berbagai sisi ruas jalan.

"Kalau bagi saya jadi tidak efisien kerjaan saya yang mendistribusikan barang-barang karena kondisi jalan ini," katanya.

Ia berharap pemerintah yang berwenang bisa segera membenahi kondisi jalan ini, terlebih lagi ruas jalan ini menjadi jalur penting bagi kendaraan distribusi barang dan angkutan lainnya.

Keluhan yang sama disampaikan warga Kecamatan Tapung, Hendri yang mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak.

Ia mengatakan karena kerusakan jalan ini ruas jalan menjadi berdebu saat siang hari dilewati.

Tak hanya itu, ruas jalan yang saat malam minim penerangan juga berbahaya bagi pengendara yang melintas. Ia berharap kondisi jalan yang rusak bisa segera dibenahi.

Untuk diketahui ruas jalan Petapahan - Bangkinang ini menjadi kewenangan Pemprov Riau.

Ruas jalan ini juga jadi jalur alternatif bagi pengendara dari arah kandis menuju daerah Kota Bangkinang dan Kabupaten Rokan Hulu. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved