Berita Riau

KPID Riau: Tayangan Iklan Bidang Kesehatan oleh Lembaga Penyiaran Jangan Sampai Menyesatkan

KPID Riau mengingatkan lembaga penyiaran agar dapat menyaring konten informasi iklan dan publikasi bidang kesehatan

KPID Riau: Tayangan Iklan Bidang Kesehatan oleh Lembaga Penyiaran Jangan Sampai Menyesatkan
Dok KPID Riau
Komisioner KPID Pusat Bidang Pengawasan Isi Siaran, Hardly Stefan (tengah) foto bersama dengan pengurus dan komisioner KPID Provinsi Riau belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Riau mengingatkan lembaga penyiaran agar dapat menyaring konten informasi iklan dan publikasi bidang kesehatan supaya aman dikonsumsi dan digunakan masyarakat, sehingga jangan hanya mengejar keuntungan belaka.

Dalam rangka memberikan perlindungan konsumen terhadap produk iklan kesehatan berupa obat-obatan tradisional, suplemen kesehatan, alat-alat terapi kesehatan dan sebagainya yang saat ini banyak disiarkan oleh lembaga penyiaran baik radio maupun televisi.

Pihak KPID Provinsi Riau meminta agar lembaga penyiaran sebelum menayangkan dan menyiarkan iklan-iklan tersebut bisa berkordinasi kepada KPID, tujuannya agar produk-produk tersebut dapat diketahui apakah aman dikonsumsi dan bisa digunakan oleh masyarakat.

Baca: FOTO: Aksi Fashion Show Meriahkan HUT Persit KCK ke 73 di Korem 031/WB Pekanbaru

Ketua KPID Riau Falzan Surahman melalui Komisioner KPID Riau bidang pengawasan isi siaran Widde Munadir Rosa mengatakan, berdasarkan nota kesepahaman tentang pengawasan iklan dan publikasi bidang kesehatan pada tahun 2017 antara Kementrian Kesehatan, Kementrian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Perdagangan, Badan Pengawas Obat an Makanan, Lembaga Sensor Film, Komisi Penyiaran Indonesia dan Yayasan Konsumen Indonesia.

Pengawasan itu bertujuan agar dapat melindungi masyarakat dari informasi iklan dan publikasi bidang kesehatan yang tidak objektif, tidak lengkap dan menyesatkan.

Selain itu agar dapat melindungi masyarakat dari bahaya dan dampak buruk dari kerugian material akibat iklan dan publikasi yang dipromosikan bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut Widde, salah satu tugas komisi penyiaran indonesia daerah Riau adalah melakukan filter dan menyaring tayangan-tayangan Informasi iklan dan publikasi bidang kesehatan melalui undang-undang 32 tahun 2002 tentang penyiaran dan pedoman perilaku penyiaran dan program standar siaran (P3SPS), agar informasi yang diterima masyarakat tidak menyesatkan, sementara peranan gugus tugas adalah untuk menilai produk-produk bidang kesehatan layak atau tidak beredar dan dikonsumsi masyarakat.

“Lembaga Penyiaran Televisi dan Radio sebelum menayangan Informasi iklan dan publikasi bidang   kesehatan berupa obat-obatan tradisional, suplemen kesehatan, alat-alat terapi kesehatan dan lain lainnya harus bisa menelaah terlebih dahulu terhadap produk tersebut, atau melakukan kordinasi kepada KPID terhadap produk itu, apakah sudah menyantumkan izin BPOM dan Kemenkes, kalau produknya belum mencantumkan izin, nantinya KPID Riau akan melakukan kordinasi kepada gugus tugas, apakah produk ini layak atau tidak, sehingga informasi yang diterima masyarakat melalui lembaga penyiaran berdampak baik untuk kesehatan, bukan sebaliknya berdampak merugikan kesehatan masyarakat,” jelas Widde kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (5/4/2019).

Dilanjutkannya, lembaga penyiaran bisa menayangkan informasi iklan dan publikasi bidang kesehatan di segmen-segmen dialog, monolog dan iklan berupa obat-obatan tradisional, suplemen kesehatan, alat-alat terapi kesehatan apabila produk-produk tersebut sudah memenuhi persyaratan edar di Indonesia.

“Untuk penayangan berupa obat-obatan tradisional, suplemen kesehatan, alat-alat terapi kesehatan bersifat dewasa, wajib di tayangkan pada pukul 22.00 WIB sampai 03.00WIB, apabila tidak mengindahkan, lembaga penyiaran akan dikenakan sangsi oleh Komisi Penyiaran Indonesia,” tutur Widde.  

Halaman
12
Penulis: TheoRizky
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved