Kampar

Todong Senpi dan Bacok Kepala Korban, Anak Petani Sawit Dirampok, Rp 200 Juta Lesap

Anak petani sawit di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Tapung Hulu menjadi korban perampokan, Minggu (7/4/2019).Akibatnya uang tunai Rp 200 juta lenyap.

Todong Senpi dan Bacok Kepala Korban, Anak Petani Sawit Dirampok, Rp 200 Juta Lesap
Internet
Ilustrasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Anak petani sawit di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Tapung Hulu menjadi korban perampokan, Minggu (7/4/2019).

Akibatnya uang tunai Rp 200 juta yang dibawanya untuk membayar sawit lenyap digondol dua perampok yang mengendarai sepeda motor.

Terkait adanya kabar yang beredar tentang perampokan ini Kanit Reskrim Polsek Tapung Hulu, Ipda Albert Sitompul, Senin (8/4/2019) membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.

Terkait pelaku, Albert mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Memang benar ada kejadian, tapi sampai saat ini korban belum memberikan keterangan jelas dan membuat laporan karena trauma yang dialami," jelasnya.

Diketahui korban bernama Kristian Silaban berumur 36 tahun.

Kanit Reskrim mengatakan saat ini korban masih di rumah sakit. Saat ini pihaknya masih dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Dijelaskannya, akibat kejadian ini uang tunai kira-kira senilai Rp 200 juta lesap digondol maling.

Uang tunai itu untuk membayar uang pembelian sawit ke pabrik sawit di sekitar daerah tersebut.

Dijelaskan peristiwa terjadi Minggu (7/4/2019) pagi. Ketika itu korban pergi ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Saroha untuk membayar uang pembelian buah sawit.

Sesampai di portal korban dihadang oleh dua orang mengunakan sepeda motor bebek.

Spontan korban lari, kemudian pelaku mengejar sambil menembak dengan senjata api.

Beruntung peluru tidak mengenai korban. Sesampai di penurunan Bukit Cimeng, korban tidak dapat mengendalikan sepeda motor dan terjatuh ke dalam parit.

Pelaku menghampiri korban memegang senjata api turun kedalam parit dan mengatakan akan menembak korban dan pelaku satu lagi turun ke dalam parit sambil memegang parang meminta mengeluarkan uang yang dibawa.

Menolak mengeluarkan uang yang dibawa korban dibacok di kepala sebelah kanan lalu pelaku mengambil tas selempang warna kelabu, kemudian setelah itu pelaku pergi meninggalkan korban ke arah Bukit Kemuning. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved