Jika Tak Mau Layani Pria Hidung Belang, Mucikari di Ambon Ancam Sebar Video Mesum Dua Siswi SMP

tersangka SH mengancam akan menyebar video mesum milik kedua siswi SMP itu, jika kedua anak tersebut tidak menuruti keinginan

Jika Tak Mau Layani Pria Hidung Belang, Mucikari di Ambon Ancam Sebar Video Mesum Dua Siswi SMP
KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Sambil menutupi wajahnya, SH alias Ocah (25) digiring polisi ke sel tahanan Polres Pulau Ambon seusai menjalani pemeriksaan oleh penyidik unit PPA Satreskrim Polres Pulau Ambon, Rabu (10/4/2019) 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Aparat polisi Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap seorang perempuan berinisial SH alias Ocah (25) karena terlibat dalam kasus prostitusi anak di Kota Ambon.

Dua orang siswi SMP di Ambon yakni NR (15) dan DA (14) menjadi korban dalam kasus ini. 

SH (25) tersangka kasus prostitusi dan perdagangan anak di Ambon, sempat mengancam dua siswi SMP, yang menjadi korban dalam kasus prostitusi anak jika menolak melayani pria hidung belang yang ingin berkencan dengan keduanya.

Ancaman dari tersangka itu terungkap setelah dua siswi SMP yang menjadi korban dalam kasus tersebut yakni yakni NR (15) dan DA (14) memberikan keterangan kepada penyidik PPA Polres Pulau Ambon saat menjalani pemeriksaan.

“Para korban mengaku sempat diancam oleh tersangka SH jika tidak mau melayani pria hidung belang yang memesan mereka,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kompas.com, Rabu (10/4/2019) malam.

Baca: Episode 15 Drama Korea 100 Days My Prince Trans Tv, Putra Mahkota Ingin Penuhi Janji pada Hong Shim

Baca: UPDATE Sidang Prostitusi Online Artis: Bukan Rp 80 Juta, Ternyata Vanessa Angel Terima Rp 35 Juta

Baca: Terciduk Kumpul Kebo di Indekos, Sejumlah ABG Digerebek Tengah Berbuat Mesum

Dia menyebut, dari keterangan para korban, tersangka SH mengancam akan menyebar video mesum milik kedua siswi SMP itu, jika kedua anak tersebut tidak menuruti keinginan tersangka untuk berkencan dengan para pria hidung belang.

“Kedua korban mengaku kalau SH, mengancam akan menyebar video mesum keduanya jika tak mau melayani para pemesan,” kata Julkisno.

Meski begitu, kata Julkisno.

Barang bukti adanya video mesum itu belum dapat dibuktikan sebab dari hasil pemeriksaan tersangka, penyidik belum menemukan adanya bukti bahwa SH telah merekam adegan mesum kedua siswi SMP tersebut.

“Masih belum ada bukti, tapi itu pengakuan dari korban. Jadi mungkin korban ini digertak agar menuruti,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved