Pekanbaru

Ribuan Data Warga Pekanbaru Bermasalah, Hampir 2.000 Keping KTP Elektronik Gagal Cetak

Kondisi ini menyebabkan terkendalanya proses dalam cetak cepat KTP elektronik atau KTP el di Kementrian Dalam Negeri RI beberapa waktu lalu.

Ribuan Data Warga Pekanbaru Bermasalah, Hampir 2.000 Keping KTP Elektronik Gagal Cetak
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru menggelar perekaman data KTP elektronik di Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru, Senin (4/3/2019). Kegiatan tersebut bersamaan dengan rangkaian HUT Damkar ke-100 tahun, HUT Satpol PP ke 69 dan HUT Satlinmas ke 57. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Ada ribuan data warga Pekanbaru yang sudah masuk dalam Print Ready Record (PRR) bermasalah. Kondisi ini menyebabkan terkendalanya proses dalam cetak cepat KTP elektronik atau KTP el di Kementrian Dalam Negeri RI beberapa waktu lalu.

Jumlah data pemohon KTP el yang bermasalah hampir 2.000 data.

Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, jumlah data yang bermasalah mencapai 1931 data.

Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita menyebut bahwa jumlah data yang  diajukan untuk cetak cepat mencapai 37.493 data.

Baca: VIDEO CONFERENCE dengan Mendagri Soal Pemilu 2019, Walikota Pekanbaru Sebut Kekurangan Logistik

Baca: Dikeluhkan Pengendara, Lampu Penerangan Jembatan Siak IV Kota Pekanbaru Belum Terpasang

Namun yang dapat dicetak hanya 35.562 KTP el.

"Kami sudah distribusikan pada 5 April 2019 ke kecamatan," ulas Irma kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (8/4/2019).

Menurutnya, dinas sedang berupaya mencetak data warga yang bermasalah.

Disdukcapil Kota Pekanbaru berupaya menuntaskan cetak ribuan KTP el ini jelang Pemilu 2019.

Irma menargetkan bahwa proses cetak KTP el bisa rampung jelang 17 April 2019 mendatang. 

Disdukcapil Kota Pekanbaru ingin nantinya pemilik KTP el bisa menggunakan untuk beri hak pilih pada Pemilu 2019.

Baca: Wakil Wali Kota Pekanbaru Ajak BKMT Makmurkan Masjid

Baca: KISAH Pasangan Suami Istri di Pekanbaru Riau Jalani Program Bayi Tabung, 15 Tahun MENUNGGU ANAK

Data warga yang masuk dalam dalam PRR adalah perrkaman dari 2011 hingga 13 Maret 2019.

"Jadi kita berupaya, agar proses cetak rampung secepatnya," terangnya. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved