Siak

Kejari Siak Keluarkan Direktur PT DSI dari Rutan Siak Riau pada Sore Jumat

Kejari Siak mengeluarkan Direktur PT DSI Suratno Konadi dari Rumah Tahanan (Rutan) klas II Siak Sri Indrapura, Jumat

Kejari Siak Keluarkan Direktur PT DSI dari Rutan Siak Riau pada Sore Jumat
Net
Ilustrasi - sel tahanan. 

Menurut Firdaus, kalau surat sakit tersangka itu saja yang jadi alat oleh Kejari Siak, maka perlu dipertanyakan lagi independensi Kejari dalam memberikan penangguhan atau pengalihan tahanan.

"Kejanggala ketiga mengenai tahanan kota yang diberikan, di mana kota tempat ia ditahan kota? Siak atau Pekanbaru atau Jakarta. Sebab setahu kita berdasarkan berkas perkara tersangka berdomisili di Jakarta. Nah pertanyaannya apakah Kejari punya yuridiksi untuk mengawasi tersangka sampai ke Jakarta," kata dia.

Pihaknya juga mepertanyakan terkait jaminan Kejari dapat memastikan kelancaran dalam sidang. Sebab, Kejari dinilai kurang mempertimbangkan tersangka Suratno menjadi DPO Polda Riau.

"Kita menghormati bahwa hak untuk memberikan pengalihan tahanan adalah hak subjektif Kejari Siak, namun demikian perlu dipertanyakan apakah ada jaminan nantinya tersangka dapat mengikuti sidang dengan tertib?," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Kejari Siak menahan Direktur PT DSI Suratno Konadi, sebagai tersangka pemalsuan surat keputusan Menhut nomor 17/KPTS-II/1998, Selasa (9/4/2019) magrib. Sementara tersangka kedua, mantan Kepala Dinas Kehuatanan dan Perkebunan (Dishutbun) Siak Teten Effendi dilepas atau tidak ditahan.

Kedua tersangka dan barang bukti dilimpahkan Polda Riau ke Kejari Siak sekitar pukul 17.10 WIB. Kedua tersangka diterima oleh Kasi Pidum Kejari Siak Zikrullah. Tersangka didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) masing-masing.

Berkas dan tersangka tahap II dari Polda Riau diperiksa di ruangan Kasi Pidum secara tertutup lebih kurang 2 jam. Tersangka Suratno Konadi digiring melalui pintu belakang sebelum masuk ke mobil tahanan. Saat itu, Suratno Konadi tampak lesu dan tidak menjawab pertanyaan wartawan. Ia dititipkan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas II Siak Sri Indrapura.

Sementara tersangka Teten Effendi keluar dari ruangan Kasi Pidum Kejari Siak sekitar pukul 18.35 WIB langsung masuk ke dalam mobilnya.

Kasi Intel Kejari Siak Beni Yarbert dan tim JPU Zikrullah dan Lina memberikan keterangan, pihaknya menerima tahap II terhadap perkara dugaan pemalsuan SK Menhut dengan tersangka Suratno Konadi dan Teten Effendi.

Baca: FOTO Logistik Pemilu 2019 di Kota Pekanbaru Telah Tiba di Kantor Lurah

Ia menjelaskan, terdahap tersangka Suratno Konadi dan Teten Effendi didakwa dengan pasal 263 ayat 2 KUHpidana jo pasal 55 ayat ke 1 KUHpidana dengan ancaman 6 tahun penjara.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved