Beberapa Oknum ASN Pekanbaru Bolos di Hari Kerja. Sanksi Potong Tunjangan Menanti

Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah OPD.

Beberapa Oknum ASN Pekanbaru Bolos di Hari Kerja. Sanksi Potong Tunjangan Menanti
FOTO/ISTIMEWA
Beberapa orang personel Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru saat melakukan Sidak di salah satu OPD, Kamis (18/4/2019) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pekanbaru, Kamis (18/3/2019).

Mereka melakukan sidak satu hari pasca pemungutan suara Pemilu 2019.

Ada sepuluh tim menyebar ke seluruh OPD dan puskesmas. Satu tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Kota Pekanbaru, Fajri Adha mendatangi sejumlah OPD.

Mereka mendapati adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menambah libur pasca Pemilu 2019.

"Kami mendapati adanya oknum yang tidak masuk kerja. Padahal hari Kamis sudah masuk kerja," terang Fajri kepada Tribun, Kamis siang.

Mereka mendatangi Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru. Lalu Badan Kesbangpol Pekanbaru, Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru.

Kemudian mereka mendatangi Kantor Camat Bukit Raya, Puskesmas Harapan Raya dan Puskesmas Simpang Tiga.

Menurutnya, ia belum memastikan jumlah ASN yang tidak hadir. Petugas masih merekap jumlah ASN yang tidak hadir hari ini.

Banyak dari mereka absen tanpa alasan yang jelas. Fajri menyebut bahwa para oknum ASN yang tidak hadir terancam kena sanksi.

"Satu sanksi yang bakal diberikan adalah pemotongan tunjangan penambah penghasilan," tegas Fajri.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved